"Kalau wakil presiden kita ternyata volume otak depannya sudah menyusut sehingga kecakapannya dalam berpikir sudah terganggu, keputusan-keputusan dia sangat rentan menjadi eror, maka nasib kita (rakyat) akan jadi sengsara," imbuhnya.
"Kalau wakil presiden kita ternyata volume otak depannya sudah menyusut sehingga kecakapannya dalam berpikir sudah terganggu, keputusan-keputusan dia sangat rentan menjadi eror, maka nasib kita (rakyat) akan jadi sengsara," imbuhnya.