Suara.com - Yati Surachman dikenal sebagai bintang film. Tapi tahukah anda, karier sang artis ternyata tak bermula dari seni peran.
Yati Surachman mengawali karier sebagai penyanyi. Saat lulus SMA, artis kelahiran 1957 bernyanyi di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
"Ibu saya penyanyi dan kakek saya pemain biola di RRI," kata Yati Surachman kepada Suara.com ditemui di Kemang, Jakarta Selatan baru-baru ini.
![Yati Surachman [Instagram/yatiesurachmanreal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/20/62627-yati-surachman-instagramyatiesurachmanreal.jpg)
Saat sedang bernyanyi itulah, Yati Surachman mendapat tawaran sebagai pemain film di 1975. Ia pun menjalani pekerjaan sebagai penyanyi sekaligus aktris.
"Tahun 1988 aku ingat betul, aku bilang, 'Tuhan boleh nggak aku minta satu aja, jadi pemain film?'" kata Yati Surachman.
Padahal saat itu, Yati Surachman sudah masuk dapur rekaman. Lalu apa yang membuat artis 67 tahun itu lebih suka berakting? Jawabannya cukup unik.
"Aku nggak suka dandan, aku nggak bisa dandan," kata Yati Surachman.
Yati Surachman menilai, sebagai penyanyi, seseorang perlu berdandan agar tampil lebih cantik.
![Yati Surachman [Instagram/yatiesurachmanreal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/20/56194-yati-surachman-instagramyatiesurachmanreal.jpg)
"Kalau nyanyi, kita harus cantik terus. Capek aku. Padahal aku aslinya tomboy," tuturnya.
Permintaan tersebut seolah mendapat jawaban dari Tuhan. Yati Surachman laris sebagai bintang film.
"1989 aku ngedarin film di Bali. Di sana pun aku (tinggal) 5 sampai 7 tahun. Selanjutnya film terus," kata bintang film Miracle in Cell No.7.
Namun beberapa tahun lalu, Yati Surachman yang pindah agama dari Islam ke Kristen, merilis lagu rohani.
Ini menjadi obat rindu bagi Yati Surachman yang pernah mengawali karier sebagai penyanyi.