Susi Pudjiastuti Ikut Komentari Lukisan Yos Suprapto yang Dianggap Kritik Pemerintah: Kalau Tidak Boleh Pameran...

Selasa, 24 Desember 2024 | 13:08 WIB
Susi Pudjiastuti Ikut Komentari Lukisan Yos Suprapto yang Dianggap Kritik Pemerintah: Kalau Tidak Boleh Pameran...
Potret Susi Pudjiastuti (Instagram)

Suara.com - Pemberedelan atau pelarangan pameran lukisan seniman Yos Suprapto di Galeri Nasional Indonesia pada 19 Desember 2024 rupanya menarik perhatian mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Pameran tersebut dilarang lantaran beberapa karya Yos Suprapto dianggap mengkritik pemerintah dan mantan Presiden Joko Widodo secara keras.

Salah satu lukisan karya Seniman Yos Suprapto sebelum diturunkan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (23/12/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Salah satu lukisan karya Seniman Yos Suprapto sebelum diturunkan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (23/12/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kini, lukisan tersebut masih tersimpan di dalam ruangan Galeri Nasional Indonesia, yang mana tidak dapat dibuka lantaran dikunci oleh pihak galeri.

Susi Pudjiastuti pun menyoroti hal itu. Menurutnya, lukisan-lukisan yang dianggap menyinggung pemerintah itu dikembalikan kepada Yos Suprapto.

Pendapatnya itu diungkap Susi Pudjiastuti dalam sebuah cuitan di akun X-nya untuk membalas postingan berita tentang Yos Suprapto.

"Bila tidak boleh pameran, seharusnya lukisannya dikembalikan ke pelukisnya toh," ujar Susi Pudjiastuti, dikutip pada Selasa (24/12/2024).

Sementara dalam postingan yang ditanggapinya, yang mana berbentuk video, Yos Suprapto mengatakan akan menempuh jalur hukum bila lukisannya tetap disimpan di galeri.

"Kalo masyarakat luas tidak bisa mengakses ke pameran saya dan tetap terkunci seperti ini, bahkan saya senimannya aja tidak bisa masuk, lebih baik saya akan menggunakan pendekatan hukum," tegas seniman asal Yogyakarta itu.

Cuitan Susi Pudjiastuti pun disetujui oleh banyak. Bahkan, beberapa sampai menyindir pemerintah.

Baca Juga: Yolo Ine Dirujak Gegara Anggap Remeh Kenaikan PPN 12 Persen: Naik 1 Persen Aja Digoreng!

"Kalo lukisan itu tetap ada di pameran Galeri Nasional, mungkin hanya orang tertentu saja yang bisa melihat. Gara-gara diberedel kita bisa tau kalo rezim ini takut sama gambar," ejek seorang warganet.

"Baiknya kalimat setelah "seharusnya" adalah kita marah: bila tidak boleh pameran seharusnya kita marah. seni adalah ekspresi, pelarangan ekspresi di negeri demokrasi adalah kejahatan," ujar warganet lain.

"Belum apa-apa udah takut, kelihatan banget kalo anti kritik. Negara demokrasi kok takut kritikan," cibir warganet yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI