Hotman Paris Ungkit Gaji Besar Ahok Jadi Komisaris Pertamina: Tapi Apa Kerjanya?

Minggu, 02 Maret 2025 | 18:00 WIB
Hotman Paris Ungkit Gaji Besar Ahok Jadi Komisaris Pertamina: Tapi Apa Kerjanya?
Hotman Paris Hutapea (Instagram)

Suara.com - Buntut dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok komentari soal kasus korupsi Pertamina, Hotman Paris Hutapea mendesak Presiden Prabowo Subianto menghemat anggaran negara dengan cara menghapus jabatan dewan komisaris untuk BUMN dan BUMD.

Hotman Paris menyebut triliunan uang negara habis hanya untuk membayar dewan komisaris di BUMN dan BUMD.

"Saran Hotman Paris kepada bapak Prabowo, Presiden RI. Triliunan rupiah uang negara habis untuk membayar dewan komisaris setiap BUMN dan BUMD," ujar Hotman Paris pada unggahannya, Minggu (2/3/2025).

Sementara, ada ribuan perusahaan daerah dan pusat yang masing-masing setidaknya memiliki tiga dewan komisaris dengan gaji yang cukup besar.

"Ribuan perusahaan daerah dan pusat, semuanya punya tiga komisaris. Tapi apa kerjanya?" lanjut Hotman Paris.

Salah satunya, komisari PT Pertamina yang gajinya cukup tinggi tetapi Hotman Paris bertanya-tanya soal pekerjaannya.

"Komisaris Pertamina itu tinggi banget gajinya, tapi apa kerjanya?" katanya.

Menurut pengacara kondang tersebut, posisi dewan komisaris BUMN dan BUMD hanyalah tempat untuk seseorang balas budi terhadap teman atau para pensiunan.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)

"Karena komisaris BUMN dan BUMD itu tempatnya balas budi untuk para pensiunan atau teman," ujarnya.

Baca Juga: 6 Rekam Jejak Kasus Hukum Nikita Mirzani, Penganiayaan hingga Pemerasan

Karena itu, Hotman Paris menyarankan Prabowo Subianto menghilangkan jabatan komisaris tersebut demi menghemat anggaran negara triliunan rupiah.

Sebab, Hotman Paris menilai posisi dewan komisaris di BUMN dan BUMD ini tak terlalu penting.

"Jadi, hapus jabatan komisaris di setiap BUMN dan BUMD karena memang tidak diharuskan dalam undang-undang PT. Negara akan menghemat triliunan untuk dipakai makan gratis. Gak ada guna itu semua dewan komisaris," tutur Hotman.

Hotman Paris menyebut Ahok sebagai salah satu contoh mantan komisaris PT Pertamina yang tak jelas kinerjanya selama menjabat lima tahun, yakni 2019-2024.

Namun sekarang, Ahok justru ikut berkomentar mengenai kasus korupsi Pertamina hingga bersedia memberikan data-data yang dimilikinya asalkan sidang berlangsung terbuka.

Sementara, Hotman Paris beranggapan kasus korupsi tersebut terjadi sejak 2018 yang mana Ahok sudah menjabat sebagai komisaris PT Pertamina sejak 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI