Suara.com - Pemain voli Jepang, Yuji Nishida, baru-baru ini menuai perhatian luas setelah aksinya yang tak biasa saat meminta maaf kepada salah satu staff perempuan di lapangan.
Dari unggahan yang kini beredar luas di media sosial, Nishida yang merupakan Kapten Osaka Bluton itu mulanya sedang melakukan servis saat jeda pertandingan All-Star di Kobe, Jepang.
Saat itu lah salah satu servisnya melenceng dan melesat cepat hingga mengenai seorang staff perempuan yang berada di pinggir lapangan.
Melihat servisnya mengenai staff tersebut, Nishida yang merasa bersalah langsung melakukan permintaan maaf, namun dengan cara tak biasa.
Permintaan maaf itu dilakukan Nishida dengan cara meluncurkan tubuhnya dengan kepala terlebih dahulu di sepanjang lapangan, sementara wajahnya terus menunduk ke lantai.
Setelah tubuh Nishida akhirnya berhenti tepat di depan staff perempuan tersebut, ia kemudian berlutut dan terus membungkuk berulang kali, bahkan sampai menyatukan kedua telapak tangannya sebagai permintaan maaf.
Tak cukup sampai di situ, saat Nishida berdiri, ia kembali membungkuk lagi berulang kali sebagai bentuk penyesalan yang mendalam atas servisnya yang mengenai staff tersebut.
Melihat aksi Nishida itu, staff perempuan tersebut membalas dengan membungkuk sopan beberapa kali sambil tersenyum seolah mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.
Baca Juga: Menangis di Hadapan Gus Iqdam, Pemuda Ini Tanggung Utang Orang Tua Rp 350 Juta Sejak Usia 19 Tahun
Aksi permintaan maaf Nishida yang meluncurkan tubuhnya di lapangan itu memicu gelak tawa dan tepuk tangan dari penonton dan sesama pemain yang ada di lapangan.
Video tersebut kini viral, salah satunya dibagikan akun @fyifact dan menuai respons beragam dari warganet.

“Ini mah bukan bertekuk lutut lagi, telungkup langsung gak tuh,” tulis akun @beck***.
“Itu cara ayah menaklukan hati ibumu nak,” kata akun @sury***.
“Jadinya ‘Gomenaslide’,” imbuh akun @andh***.
“Adab dan etika orang Jepang emang udah gak diragukan lagi,” ujar akun @charl***.