Imbas Celetohan Kontroversial Arra, Psikolog Laporkan Sang Orang Tua ke KPAI dan Komnas Anak

Jum'at, 28 Maret 2025 | 14:29 WIB
Imbas Celetohan Kontroversial Arra, Psikolog Laporkan Sang Orang Tua ke KPAI dan Komnas Anak
Arra dan Lita Gading (Instagram)

Suara.com - Psikolog klinis Lita Gading rupanya telah melaporkan orang tua TikToker cilik Sanaara Gelora Pratama, atau yang akrab disapa Arra, ke sejumlah lembaga perlindungan anak serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Lita Gading menganggap celotehan-celotehan Arra ketika tampil di televisi maupun di konten media sosial dapat berdampak buruk ke anak-anak kecil lain yang menonton.

Namun, Lita Gading tidak menyalahkan anak lima tahun itu. Ia justru menyoroti sikap kedua orang tuanya, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina.

Sang psikolog menganggap celotehan kontroversial Arra merupakan hasil didikan orang tuanya. Itulah sebabnya ia meminta bantuan sejumlah lembaga untuk menegur mereka.

"Pada kesempatan kali ini, saya mau berterima kasih kepada Komnas Anak, LPAI, KPAI, Kak Seto, lalu Komisi Penyiaran Indonesia, yang mana saya sudah membuat laporan mengenai atau terkait kasusnya Arra," ujar Lita Gading dalam video yang diunggah pada Jumat (28/3/2025).

Arra dan kedua orang tuanya. (Instagram/megavallentina)
Arra dan kedua orang tuanya. (Instagram/megavallentina)

Lita Gading menambahkan, "Anak kecil usia lima tahun yang berceloteh, yang bercerita tidak sesuai usianya, yang di-creat orang tuanya."

Parahnya lagi, menurut Lita Gading, ucapan Arra yang dinilai menyinggung justru tetap dipublikasi oleh orang tuanya sehingga menjadi konsumsi publik.

"Di-upload tanpa melihat kajian-kajian sosial dan moralitas, serta hal-hal yang mungkin dianggap kurang normal atau kurang bijak dalam hal ini untuk anak seusia Arra," lanjutnya.

Lita Gading khawatir jika celotehan Arra ditiru oleh anak-anak lain, yang pada akhirnya akan berdampak pada adab mereka sebagai anak kecil.

Baca Juga: Sentilan Pedas Psikolog Lita Gading Soal Isu Ridwan Kamil Selingkuh: Mbok Cari yang Bener Dikit

"Hal ini akan memengaruhi perkembangan anak-anak di luar sana dan memberikan contoh yang kurang baik dan ini juga bukan sesuatu yang memang harus dibanggakan," paparnya lebih lanjut.

"Tidak semua anak talkactive dan pandai berbicara itu membawa pengaruh yang baik," tegurnya.

Selain itu, Lita Gading juga menilai konten orang tua Arra mengindikasikan adanya eksploitasi anak yang mengarah pada hal negatif. Lambat laun hal itu akan memengaruhi perkembangan Arra.

"Jadi, ini harus disetop, apalagi ini terindikasi adanya eksploitasi anak. Nah, ini dikhawatirkan takut memengaruhi perkembangan Arra selanjutnya. Karena Arra ini masih terlalu kecil," ujarnya.

Menyusul laporan tersebut, akun media sosial orang tua Arra mendadak tidak aktif lagi. Lita Gading menduga mereka sudah mendapatkan teguran berdasar laporannya.

"Sudah ada respons dari Arra, dari akunnya yang tidak aktif lagi. Mungkin itu adalah salah satu dari instansi tersebut sudah melakukan investigasi dan lain sebagainya," katanya menyambung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI