Perjalanan Karier Deolipa Yumara, Pengacara yang Pernah Jadi Kepala Sekolah Musik

Sumarni, Rena Pangesti

Kamis, 17 April 2025 | 15:37 WIB
Perjalanan Karier Deolipa Yumara, Pengacara yang Pernah Jadi Kepala Sekolah Musik
Advokat sekaligus praktisi hukum, Deolipa Yumara saat ditemui usai sidang kasus dugaan pencemaran nama baik Razman Arif Nasution vs Hotman Paris di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (20/3/2025) [Suara.com/Tiara Rosana].

Suara.com - Deolipa Yumara, nama pengacara yang kini sering terdengar mengomentari sejumlah kasus artis. Sosoknya fenomenal setelah menjadi pengacara Bharada E alias Richard Eliezer.

Ternyata, sosok Deolipa Yumara bukan orang baru di dunia advokat Indonesia. Lelaki kelahiran Tanjung Priok, 13 Desember 1972 tersebut sudah puluhan tahun bergelut menangani hukum.

"Sebenarnya dari 2005, 2006 sudah melanglang buana. Hanya saja perkara itu ada spotlightnya. Termasuk salah satunya kasus Sambo," kata Deolipa Yumara kepada Suara.com ditemui di rumahnya kawasan Depok, Jawa Barat belum lama ini.

Deolipa Yumara kemudian bercerita soal awal mula menjadi pengacara. Ia tercatat sebagai alumni di Universitas Indonesia.

Praktisi Hukum Deolipa Yumara. (Suara.com/Faqih)
Praktisi Hukum Deolipa Yumara. (Suara.com/Faqih)

"Aku kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1991. Di 98, sudah ada gelar Sarjana Hukum dan setahun kemudian berpraktik seolah-olah menjadi pengacara," cerita Deolipa Yumara.

Kenapa Deolipa Yumara mengatakan seolah-olah menjadi pengacara, ini karena dirinya belum mengantongi kartu Advokat. Baru setahun kemudian ia resmi menjadi seorang pengacara.

"Klien pertama ku seorang ibu-ibu yang mau bercerai. Saat itu pengacara belum banyak. Ada O.C Kaligis, Adnan Buyung Nasution, Hotman Paris," kenangnya.

Mengikuti jejak para senior pengacaranya, Deolipa Yumara juga berproses. Mulai dari kasus tingkat Polres, Polda Metro Jaya hingga Bareskrim.

Pernah pula ia tercatat bersama Gusti Randa menangani kasus Rico Ceper. Di mana kala itu, sang presenter diduga membawa kabur seorang perempuan.

baca juga

"Tapi sudah selesai kasusnya. Walaupun jejak digitalnya masih ada," kata Deolipa Yumara.

Beberapa kasus artis juga sempat ditangani olehnya.

"Ada Angel Lelga, Slank juga pernah," ucap pengacara yang juga merupakan lulusan Psikolog UI ini.

Keterkaitan Deolipa Yumara dengan dunia entertainment bukan hanya sekadar menangani kasus. Ternyata, ia pernah menjadi kepala sekolah musik.

Sekolah tersebut bernama Chic's Music di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Di mana ada sejumlah musisi yang hadir di sana.

Deolipa Yumara, pengacara Natalia Rusli terdakwa kasus KSP Indosurya. (Suara.com/Faqih)
Deolipa Yumara, pengacara Natalia Rusli terdakwa kasus KSP Indosurya. (Suara.com/Faqih)

"Dulu ada Ridho Slank, Baim Ada Band, grup band Fudu. Pokoknya beberapa pemusik, ngajar di sana," terang pengacara 52 tahun ini.

Deolipa Yumara ternyata tak cuma puas hanya menjadi kepala sekolah musik. Ia bersama Beni Likumahuwa membangun Institut Musik Indonesia (IMI) dan menjadi direktur.

"Dulu Barry (anak Beni Likumahuwa) masih kecil, SMP atau SMA mungkin ya. Nah aku bikinnya juga sama Gilang Ramadhan," kenang Deolipa Yumara.

"Jadi sambil jadi pengacara, aku bikin sekolah musik. Makanya kita kenal banyak musisi," imbuhnya.

Dari kecintaan terhadap musik, Deolipa Yumara membuat projek. Ia membentuk band bernama Deolipa Project.

"Tapi sekarang personelnya ada yang sekolah di Amerika, jadi kami tidak terlalu aktif," tuturnya.

Hingga saat ini kata Deolipa, band yang hadir di 2016 tersebut belum bubar. Walaupun masing-masing diantara mereka memiliki kesibukan.

Untungnya, band tersebut tidak terikat dengan label. Sehingga mereka bisa merdeka untuk kapan saja merilis lagu.

"Sendiri aja, kan sudah tahu alurnya (pernah menjadi kepala sekolah musik dan direktur)," ucap Deolipa Yumara.

Saat ini, Deolipa Yumara puas dengan pencapaiannya. Apalagi, dirinya juga tercatat sebagai pengusaha tambang.

Sehingga pundi-pundi uang bukan hanya masuk dari profesi sebagai pengacara, tapi juga bisnisnya tersebut yang berada di kawasan Kalimantan.

"Aku cukup seperti ini saja. Jadi pengacara, pengamat hukum, pengamat sosial, psikologi (karena lulusan Psikolog). Jadi musisi juga sudah, ya sudah cukup," ucap Deolipa Yumara mengakhiri sesi wawancara dengan tim Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deolipa Yumara Sebut Lisa Mariana Mariana Bisa Dilaporkan Usai Bongkar Aib Ridwan Kamil

Deolipa Yumara Sebut Lisa Mariana Mariana Bisa Dilaporkan Usai Bongkar Aib Ridwan Kamil

Entertainment | Kamis, 17 April 2025 | 14:37 WIB

Deolipa Yumara Sebut Langkah Ridwan Kamil Laporkan Lisa Mariana Seperti Buah Simalakama

Deolipa Yumara Sebut Langkah Ridwan Kamil Laporkan Lisa Mariana Seperti Buah Simalakama

Entertainment | Senin, 07 April 2025 | 20:48 WIB

Nikita Mirzani Bakal Lebaran di Penjara, Keluarga Diperbolehkan Menjenguk

Nikita Mirzani Bakal Lebaran di Penjara, Keluarga Diperbolehkan Menjenguk

Entertainment | Senin, 24 Maret 2025 | 15:30 WIB

Nikita Mirzani Harus Bersikap Baik di Sidang Jika Ingin Dihukum Ringan

Nikita Mirzani Harus Bersikap Baik di Sidang Jika Ingin Dihukum Ringan

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:22 WIB

Lagi Dipenjara, 2 Laporan ke Nikita Mirzani Tetap Bisa Berjalan

Lagi Dipenjara, 2 Laporan ke Nikita Mirzani Tetap Bisa Berjalan

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 11:10 WIB

Deolipa Yumara Sebut Kemungkinan Ada Pelaku Lain di Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani

Deolipa Yumara Sebut Kemungkinan Ada Pelaku Lain di Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani

Entertainment | Jum'at, 14 Maret 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×