Tak Sanggup Bayar Uang Kuliah Anak, Ayah Nekat Akhiri Hidup di Hutan Secara Tragis

Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:22 WIB
Tak Sanggup Bayar Uang Kuliah Anak, Ayah Nekat Akhiri Hidup di Hutan Secara Tragis
Ilustrasi lelaki di India bunuh diri karena putus asa (freepik)

Suara.com - Krisis keuangan yang berkepanjangan telah merenggut nyawa seorang ayah di Kerala, India.

Dia putus asa karena tidak mampu membayar biaya pendaftaran masuk perguruan tinggi teknik untuk anaknya.

Korban, yang diidentifikasi sebagai V.T. Shijo, berusia 47 tahun, ditemukan dalam kondisi tewas tergantung di kawasan hutan Moongampara, Distrik Pathanamthitta, pada Minggu sore waktu setempat.

Menurut keterangan pihak berwenang seperti dikutip mstar.com, Shijo diyakini mengalami tekanan mental yang hebat setelah usahanya untuk mengumpulkan uang demi membiayai pendaftaran anaknya di sebuah perguruan tinggi teknik bergengsi di Erode, Tamil Nadu, tidak membuahkan hasil.

Kisah di balik tragedi ini semakin memilukan ketika diketahui bahwa kesulitan keuangan keluarga ini berakar dari masalah birokrasi yang tak kunjung usai.

Istri Shijo, Lekha Raveendran, yang bekerja sebagai seorang guru sekolah, dilaporkan tidak menerima gajinya selama lebih dari 12 tahun.

Masalah ini terus berlarut meskipun Pengadilan Tinggi Kerala telah mengeluarkan perintah kepada departemen pendidikan untuk segera membayarkan gaji tersebut secara retroaktif.

Ilustrasi lelaki di India bunuh diri karena putus asa (freepik)
Ilustrasi lelaki di India bunuh diri karena putus asa (freepik)

Namun, menurut laporan, pihak departemen terkait menolak untuk mematuhi perintah pengadilan dengan alasan adanya kendala birokrasi.

Penolakan ini membuat keluarga Shijo terus terhimpit dalam kesulitan ekonomi yang parah, memupuskan harapan mereka untuk menyekolahkan sang anak ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga: Biaya Sekolah Dorong Inflasi, Program Swasta Jadi Angin Segar

Pihak keluarga korban menyatakan bahwa manajemen sekolah tempat istri Shijo bekerja sebenarnya telah berusaha membantu.

Mereka beberapa kali mencoba menghubungi kantor dinas pendidikan daerah untuk menindaklanjuti perintah pengadilan terkait pembayaran gaji yang tertunggak.

Sayangnya, segala upaya tersebut tidak pernah mendapatkan tanggapan serius, membiarkan keluarga ini berjuang sendirian dalam menghadapi tekanan hidup yang berat.

Kegagalan sistemik dan ketidakpedulian birokrasi pada akhirnya mendorong Shijo ke titik terendah dalam hidupnya.

Ilustrasi lelaki di India bunuh diri karena putus asa (freepik)
Ilustrasi lelaki di India bunuh diri karena putus asa (freepik)

Impiannya untuk melihat sang anak mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki masa depan yang lebih cerah harus terkubur bersama dengan keputusasaannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa masalah keuangan sering kali menjadi pemicu utama dari tindakan drastis yang dipicu oleh tekanan hidup yang tak tertahankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI