Suara.com - Pertandingan ulang tinju antara El Rumi versus Jefri Nichol akan digelar di Jakarta Convention Center pada 9 Agustus 2025.
Pertandingan ini tentu banyak dinantikan lantaran bakal menjadi bukti, apakah El Rumi mampu mempertahankan kemenangannya atas Jefri Nichol.
Melalui akun Instagram pribadinya, putra musisi Ahmad Dhani ini membagikan cuplikan neraka kecil yang ia lalui setiap hari saat berlatih.
Ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan proses penempaan fisik dan mental yang brutal.
Dalam sebuah video yang sukses membuat publik menahan napas, El menunjukkan bagaimana ia mengubah tubuhnya menjadi sebuah benteng pertahanan.
Ia menuliskan mantranya dengan singkat namun menusuk di keterangan video yang diunggah.
"Tidak ada jalan pintas. Hanya keringat, luka, dan pengulangan," tulisnya dalam bahasa Inggris.
Video itu mempertontonkan pemandangan yang membuat ngilu. Sang pelatih tanpa ampun menghujani perut El dengan pukulan bertubi-tubi untuk membangun ketahanan absolut.
Dimulai dengan pukulan sarung tinju yang keras, intensitasnya meningkat drastis.
Sebuah bola kasti dilemparkan dengan kekuatan penuh ke perutnya, disusul dengan hantaman balok kayu tumpul yang meninggalkan jejak kemerahan di kulitnya.
Puncaknya, yang paling ekstrem dan membuat warganet merinding, adalah saat sang pelatih mengangkat sebuah ban mobil besar yang berat.
Tanpa ragu, ban itu dihantamkan berkali-kali ke perut El. Setiap benturan menghasilkan suara dentuman yang mengerikan.
Wajah El Rumi mengernyit menahan sakit, giginya terkatup rapat, namun ia tetap berdiri kokoh, menolak untuk tumbang.

Setiap pukulan seolah menjadi bahan bakar untuk ambisinya kembali mengalahkan Jefri Nichol.
Sontak, video latihan ekstrem ini memicu gelombang reaksi di kolom komentar.
Banyak yang merasa ngeri dan khawatir melihat proses latihan yang tak manusiawi itu.
"Ini mah bukan cuma Cipah (Syifa Hadju) doang yang GERD-nya kambuh mikirin El, kita semua juga," tulis seorang warganet, menyuarakan kekhawatiran kolektif.
"Sehat-sehat El...nggak tega ih lihatnya, semoga El juara ya aamiin," doa netizen lainnya.
Namun, di tengah semua suara itu, ada satu komentar yang menjadi jangkar kekuatan bagi El Rumi.
Sang kekasih, Syifa Hadju, meninggalkan pesan cinta yang penuh semangat perjuangan. Dalam bahasa Inggris, ia menuliskan kalimat yang membakar semangat.

"Apa pun yang terjadi di ring, ketahuilah aku selalu ada di sudutmu. Mari kita bungkam mereka, cinta," tulis Syifa.
Dukungan dari Syifa seolah menjadi penawar dari setiap rasa sakit yang ia derita.