Suami Bahas Teror Gaib di Masa Lalu dan Meninggalnya Mpok Alpa

Senin, 18 Agustus 2025 | 19:22 WIB
Suami Bahas Teror Gaib di Masa Lalu dan Meninggalnya Mpok Alpa
Mpok Alpa dan suami, Aji Darmaji. (Instagram/@jie.langit)

Suara.com - Suami almarhumah Nina Carolina atau Mpok Alpa, Aji Darmaji buka suara tentang cerita gangguan gaib yang pernah dialami istrinya semasa hidup, yang kini viral lagi di media sosial.

Ia dengan tegas menepis kabar yang mengaitkan teror tersebut dengan penyebab kematian sang komedian.

Pria yang akrab disapa Bang Idung itu memang membenarkan adanya serangkaian kejadian aneh yang pernah menyambangi kediaman mereka di masa lalu.

Pengakuan ini disampaikannya dalam sesi wawancara di kediamannya di kawasan Ciganjur, Jakarta, pada Senin, 18 Agustus 2025.

Menurutnya, hal-hal janggal tersebut bahkan sudah sering mereka jumpai sejak awal Mpok Alpa meniti kariernya di panggung hiburan Tanah Air.

Raffi Ahmad kembali kenang kebaikan Mpol Alpa (Instagram)
Mpok Alpa (Instagram)

"Jangankan itu, waktu baru awal Mpok berkarier aja juga kayak gitu. Hal-hal aneh tuh sering dijumpain di rumah, kayak gitu," beber Aji.

Salah satu kejadian yang paling diingatnya adalah kemunculan kelabang berwarna merah yang aneh di dalam rumahnya.

Secara misterius, binatang itu lenyap tanpa jejak setelah berhasil ditangkap dan ditutup menggunakan gelas.

"Contoh kayak kelabang merah, kayak gitu kan. Pas ditutupin di gelas, ditutupin di tisu, besoknya pas kami buka, hilang tuh kelabang," kisah Aji.

Baca Juga: Bikin Merinding, Keinginan Mpok Alpa Meninggal di Hari Jumat Terkabul

Tak berhenti di situ, Aji juga pernah dikejutkan dengan temuan bangkai ayam hitam yang sengaja diletakkan di depan garasi rumahnya.

"Kayak ayam, kayak gitu. Ayam item dibuang di depan garasi. Itu kan garasi kami belum rapet nih, masih setengah, dibuang di situ," kenang Aji lagi.

Namun, Aji menegaskan bahwa rentetan teror itu sudah sangat lama berhenti, terjadi jauh sebelum istrinya jatuh sakit.

"Udah nggak ada, kayak gitu. Itu jauh sebelumnya, itu setahun pas sebelum sakit, kayak gitu," ungkapnya.

Aji pun meminta netizen berhenti menghubungkan teror gaib tersebut dengan penyebab meninggalnya Mpok Alpa.

"Nggak. Buat saya itu udah panggilan Allah, karena udah ketentuan," katanya.

Baginya, maut adalah takdir mutlak dari Sang Pencipta yang tidak bisa diganggu gugat, dan akan datang kepada siapa saja tanpa memandang kondisi.

"Kita dikirimin orang, ya mati. Nggak dikirimin orang, ya mati. Orang sakit, ya mati. Orang sehat, juga mati, gitu," papar Aji.

Mpok Alpa [Instagram]
Mpok Alpa [Instagram]

Aji punya prinsip bahwa satu-satunya masa depan yang pasti bagi umat manusia hanyalah kematian.

"Karena buat saya tuh masa depan manusia cuma satu, kematian, itu aja," tegasnya.

Oleh karena itu, baik dirinya maupun mendiang Mpok Alpa tidak pernah sekalipun berpikir untuk mencari tahu dalang di balik teror tersebut, dan memilih untuk berserah diri sepenuhnya.

"Nggak. Lillahi ta'ala aja. Saya paling pantang kayak gitu," pungkas Aji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI