Bintang Emon Wanti-wanti Publik: Awas Narasi Tandingan Aparat Usai Ojol Tewas di Demo DPR!

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Bintang Emon Wanti-wanti Publik: Awas Narasi Tandingan Aparat Usai Ojol Tewas di Demo DPR!
Bintang Emon (instagram/bintangemon)
Baca 10 detik
  • Bintang Emon kritik narasi aparat yang benarkan tindakan represif.
  • Kekuatan aparat dan massa aksi tidak seimbang.
  • Sistem rekrutmen buruk hasilkan aparat yang tidak kompeten.

Suara.com - Komika Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra, atau yang lebih dikenal sebagai Bintang Emon, turut bersuara lantang menyikapi insiden tewasnya pengemudi ojek online dalam kericuhan unjuk rasa pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Lelaki 29 tahun secara khusus menyoroti potensi adanya narasi tandingan dari aparat untuk membenarkan tindakan represif di lapangan.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Jumat, 29 Agustus 2025, Bintang mengantisipasi munculnya dalih yang menyalahkan massa aksi sebagai pemicu kekerasan.

Padahal, perbandingan kekuatan tersebut membuat alasan pemukulan oleh aparat menjadi tidak relevan.

"Kalau ada counter narasinya soal, 'Lagian masyarakat mukul duluan sih'. Bedain power-nya pak ya," ujar Bintang.

Secara gamblang, komika yang kerap membuat konten video kritis bertajuk 'Dewan Perwakilan Omel-omel' (DPO) itu merinci kekuatan yang dimiliki aparat.

"Power lo tuh banyak, lo punya pentungan, lo punya tameng, lo punya pistol, lo punya mobil," katanya lagi.

Bintang juga menyentil bahwa seluruh fasilitas dan kewenangan yang dimiliki aparat, sejatinya berasal dari uang rakyat.

"Yang semuanya ini, dari duit orang nih," tuturnya.

Baca Juga: Demo Berdarah di DPR, Pengamat Sebut Ulah Anggota Dewan yang Abaikan Suara Rakyat

Lebih jauh, ia mengkritik keras sistem rekrutmen aparat yang dinilainya masih sarat dengan praktik lancung.

Praktik inilah yang menurutnya menghasilkan aparat-aparat yang tidak memiliki kebijaksanaan dalam bertugas.

"Masalahnya orang yang masuknya nyogok, masuknya pakai orang dalam. Anak baru lulus SMA, pendidikan 6 bulan, punya nggak kebijaksanaan itu? Ya bismillah aja," keluh Bintang.

Ia kembali menegaskan bahwa yang menjadi sasaran kritik bukanlah institusi atau fungsi kepolisian secara umum.

Ia meluruskan bahwa kemarahan publik sejatinya ditujukan kepada individu-individu tidak kompeten yang mengisi posisi tersebut.

"Makanya yang kita benci tuh bukan fungsi polisinya, tapi orang-orang nggak kompeten yang ngisi fungsi polisi ini," tandas Bintang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI