- Lita Gading diperiksa terkait laporan Ahmad Dhani
- Lita Gading bantah provokasi netizen agar bully anak Ahmad Dhani
- Lita Gading tak dibayar siapa pun bikin konten terkait anak Ahmad Dhani
Suara.com - Psikolog Lita Gading harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani.
Ironisnya, Lita Gading merasa apa yang dilakukannya adalah sebuah pembelaan untuk putri Dhani, Safeea Ahmad, namun ia justru dilaporkan atas dugaan memprovokasi publik untuk melakukan perundungan terhadap Safeea.
Lita pun merasa Ahmad Dhani seharusnya berterima kasih, bukan malah melaporkannya.
Didampingi kuasa hukumnya, Syamsul Jahidin, Lita Gading akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi atas laporan tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan, Lita dengan tegas menjelaskan duduk perkara yang menyeret namanya ke ranah hukum.
Menurut pengacaranya, Lita berhasil menjawab 29 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik dengan lancar dan kooperatif.
Pusat dari pemeriksaan itu sendiri adalah konten edukasi yang diunggah Lita di akun TikTok miliknya.
Pihak penyidik menanyakan alasan di balik unggahan tersebut, termasuk mengapa ia memutuskan untuk menyertakan foto Safeea Ahmad, anak dari pernikahan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.
"Iya, (pemeriksaan) mengenai unggahan edukasi, unggahan yang sudah saya publikasikan di media sosial, terutama di TikTok ya. Karena itu yang menjadi perhatian. Dan (ditanya) kenapa saya menyertakan foto anaknya," ungkap Lita Gading saat diwawancarai media pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Baca Juga: Balasan Menohok Lita Gading Usai Diperiksa Atas Laporan Ahmad Dhani
Menanggapi tudingan miring bahwa dirinya hanya mencari panggung atau panjat sosial (pansos) dari kasus ini, Lita Gading memberikan bantahan keras.
Ia justru membalikkan keadaan dengan menyatakan bahwa pihak pelapor, Ahmad Dhani, yang semestinya berterima kasih atas tindakannya. Menurutnya, konten yang ia buat bertujuan untuk membela Safeea dari perundungan yang mungkin terjadi.
"Seharusnya dia berterima kasih, dong. Anaknya saya bela agar tidak ada lagi perundungan terhadap dia. Harusnya dia berterima kasih. Saya di sini itu justru membela Safeea, lho," keluh Lita, menyayangkan laporan yang ditujukan kepadanya.
Lita juga menegaskan bahwa aksinya murni didasari oleh kepeduliannya sebagai seorang psikolog dan pengamat anak.
Ia memastikan tidak ada motif finansial di balik kontennya dan ia tidak menerima bayaran dari pihak manapun untuk mengangkat isu ini.
"Saya tidak dibayar, lho, dalam hal ini. Ya, jadi intinya yang harus digarisbawahi, saya tidak dibayar dan saya tidak mendapat bayaran dari apa pun itu," tegasnya.