"Salam Indo folks. There’s a reason why kitorang dah cancel dia lama kat sini time PKP Covid dulu. Sebab tu dia pergi Indonesia untuk buat content. Now it’s your turn pulak untuk cancel dia ni. Marilah join Malaysians cancel mamat ni," tulis akun bernama Solvan.
Di tengah gelombang kritik, ada pula warganet yang meminta publik untuk tetap berprasangka baik.
"Tolonglah, bukan dia saja ada di situ tapi banyak lagi influencer yang datang, cara orang membantu orang lain berbeda-beda. Jangan terlalu berfikir negatif terus sama orang supaya hati kita tenang," tulis salah satu akun.
Fenomena serupa juga menimpa selebritas lain seperti Ria Ricis, yang juga dikritik karena merekam aksinya saat melayat.
Secara Fiqih Agama Islam, hukum memotret kuburan pada dasarnya diperbolehkan selama tidak ada unsur maksiat atau hal yang melanggar syariat.
Namun, dalam konteks sosial, penting untuk memperhatikan adab dan kesopanan. Ziarah kubur bertujuan untuk mengingat kematian dan mengambil pelajaran, bukan untuk mencari sensasi atau popularitas.
Hal ini menjadi pengingat bagi para pembuat konten agar lebih peka terhadap etika dan situasi, terutama dalam momen-momen duka.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Tragedi Affan Kurniawan, Pemuda Muhammadiyah Ultimatum DPR, Jangan Abaikan Rakyat!