Band Zima Rilis "Muda dan Tak Berguna", Hadirkan Soundtrack Horor untuk Film Rest Area

Ferry Noviandi

Kamis, 04 September 2025 | 16:24 WIB
Band Zima Rilis "Muda dan Tak Berguna", Hadirkan Soundtrack Horor untuk Film Rest Area
Band Zima rilis lagu "Muda dan Tak Berguna" untuk soundtrack film horor Rest Area. [Instagram]

Suara.com - Dalam lanskap musik dan sinema Indonesia yang terus berkembang, jarang sekali sebuah kolaborasi mampu menghadirkan perpaduan sempurna antara teror visual dan kritik sosial yang menggelegar.

Namun, itulah yang berhasil dicapai oleh band rock progresif Zima melalui single terbaru mereka, "Muda dan Tak Berguna," yang secara resmi didapuk sebagai soundtrack utama untuk film horor produksi Mahakarya Pictures, Rest Area.

Lebih dari sekadar pengiring adegan, lagu ini adalah denyut emosional yang senyawa dengan narasi kelam film, menguliti kesewenang-wenangan kaum berkuasa terhadap yang lemah dengan keberanian yang patut diacungi jempol.

Zima, yang digawangi oleh Momo (gitar, vokal), Zuhdil (gitar), Ismeth (kibor), Andi Babon (drum), dan Agib Tanjung (bass), bukanlah nama baru dalam kancah musik rock Indonesia.

Empat dari lima personelnya membawa warisan kuat dari band legendaris Captain Jack, sebuah nama yang identik dengan lirik-lirik lantang yang menyuarakan isu-isu sosial dan ketidakadilan.

Band Zima rilis lagu "Muda dan Tak Berguna" untuk soundtrack film horor Rest Area. [Instagram]
Band Zima rilis lagu "Muda dan Tak Berguna" untuk soundtrack film horor Rest Area. [Instagram]

Dengan darah yang sama mengalir dalam nadi mereka, Zima hadir sebagai evolusi yang lebih segar, namun tetap menyimpan energi perlawanan dan kritik yang kuat, sebuah identitas yang kini mereka proyeksikan dengan tajam melalui "Muda dan Tak Berguna."

Lirik-lirik dalam "Muda dan Tak Berguna" tidak sekadar puitis; ia adalah tamparan keras terhadap realitas sosial.

Frasa seperti "hilang manusiawi, yang penting kejar harta" dan "suara kami tak didengarkan, melawan pasti akan dibungkam" adalah cerminan wajah gelap ketidakadilan yang kerap terjadi di sekitar kita.

Zima dengan berani menyoroti keserakahan, korupsi moral, dan penindasan yang seringkali dibungkus rapi dalam kemasan kekuasaan.

baca juga

Semangat perlawanan ini berpadu erat dengan narasi Rest Area, sebuah film karya sutradara Aditya Testarossa yang bercerita tentang lima anak muda "crazy rich" yang terjebak di sebuah rest area terpencil.

Mereka harus berhadapan dengan Hantu Kresek, simbol dendam dari tanah yang dirampas demi pembangunan, sebuah alegori kuat tentang dosa-dosa masa lalu yang tak pernah benar-benar terkubur.

Momo, vokalis Zima, mengungkapkan esensi di balik lagu ini. "Buat kami, 'Muda dan Tak Berguna' bukan sekadar lagu, tapi ekspresi kemarahan. Dan kami rasa, film Rest Area jadi medium yang tepat untuk mempertemukan musik ini dengan cerita yang punya semangat senada," ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya transaksi komersial, melainkan pertemuan dua entitas kreatif yang memiliki visi dan misi serupa: menyuarakan ketidakpuasan dan membangkitkan kesadaran melalui karya seni.

Aditya Testarossa, sutradara Rest Area juga mengakui kedalaman kontribusi Zima.

"Musik Zima memberi dimensi lain pada Rest Area. Lagu 'Muda dan Tak Berguna' menangkap amarah dari cerita ini, tapi juga memberikan suara pada mereka yang selama ini tak terdengar. Jadi, film dan lagu ini saling melengkapi," imbuhnya.

Ini menunjukkan bahwa soundtrack ini tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang, melainkan sebagai perpanjangan pesan film itu sendiri.

Jika Rest Area menyuguhkan teror melalui sosok Hantu Kresek dan kelamnya dendam masa lalu, Zima menerjemahkannya ke dalam musik yang keras, lirik yang menohok, dan energi yang meledak-ledak, menciptakan pengalaman horor yang tak hanya menakutkan, tetapi juga mengusik kesadaran.

Film Rest Area sendiri menjanjikan sebuah pengalaman sinematik yang mencekam sekaligus penuh makna.

Mengisahkan lima anak muda dari kalangan "crazy rich" yang terjebak di sebuah rest area terpencil dalam perjalanan malam mereka, tempat singgah itu berubah menjadi mimpi buruk saat Hantu Kresek, roh gentayangan dengan wajah tertutup plastik hitam, muncul menuntut balas atas dosa masa lalu.

Film ini adalah alegori tajam tentang kerakusan, kesewenang-wenangan, dan dosa besar pembangunan yang seringkali mengorbankan hak-hak rakyat kecil.

Dengan penayangan di bioskop seluruh Indonesia mulai 20 Oktober 2025, Rest Area bersama "Muda dan Tak Berguna" siap menjadi sorotan.

Zima, dengan napas mengedepankan energi rock yang keras, lirik kritis, dan semangat kebebasan berekspresi, membuktikan bahwa musik tidak hanya untuk hiburan semata.

Ia bisa menjadi alat perlawanan, pengingat, dan suara bagi mereka yang terpinggirkan.

Kolaborasi antara Zima dan Rest Area ini adalah contoh nyata bagaimana seni, baik musik maupun film, dapat bersinergi untuk menciptakan karya yang berani, relevan, dan memiliki dampak sosial yang mendalam, mendorong penonton untuk tidak hanya menikmati, tetapi juga merenung dan bertindak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Gelombang Demonstrasi, Bagaimana Nasib Konser Muse yang Digelar September Ini?

Ramai Gelombang Demonstrasi, Bagaimana Nasib Konser Muse yang Digelar September Ini?

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 15:35 WIB

Ryans Rayel Pecah Stigma Dangdut dengan Sentuhan K-Pop di Single "Posesif Bukan Toxic"

Ryans Rayel Pecah Stigma Dangdut dengan Sentuhan K-Pop di Single "Posesif Bukan Toxic"

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 15:19 WIB

Britpop Movement Vol.1 Sukses Digelar: Perayaan Musik dan Persaudaraan Lintas Negara

Britpop Movement Vol.1 Sukses Digelar: Perayaan Musik dan Persaudaraan Lintas Negara

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 14:09 WIB

Pestapora 2025 Tetap Digelar Pekan Ini, Promotor Akan Ungkap Informasi Terbaru Malam Ini

Pestapora 2025 Tetap Digelar Pekan Ini, Promotor Akan Ungkap Informasi Terbaru Malam Ini

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 06:00 WIB

BCL Ketar-ketir Dilarang Bawain Lagu Hitsnya Sendiri, Curhat di DPR: Terus Aku Mesti Nyanyi Apa?

BCL Ketar-ketir Dilarang Bawain Lagu Hitsnya Sendiri, Curhat di DPR: Terus Aku Mesti Nyanyi Apa?

Entertainment | Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:15 WIB

Piyu Padi Kesal, Kenapa Usulan Penting Komposer Tak Dimasukkan di Draft RUU Hak Cipta?

Piyu Padi Kesal, Kenapa Usulan Penting Komposer Tak Dimasukkan di Draft RUU Hak Cipta?

Entertainment | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:09 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×