Apa Itu Ganja dan Ekstasi yang Positif Dipakai Onadio Leonardo?

Senin, 03 November 2025 | 19:50 WIB
Apa Itu Ganja dan Ekstasi yang Positif Dipakai Onadio Leonardo?
Onadio Leonardo [Instagram]
Baca 10 detik
  • Ganja dan ekstasi adalah Narkotika Golongan I yang dilarang keras.

  • Ganja memberi efek rileks sesaat namun berisiko merusak paru-paru.

  • Ekstasi meningkatkan stamina namun berisiko fatal merusak organ dan otak.

Suara.com - Hasil tes urine Onadio Leonardo menunjukkan positif dua jenis narkotika, yakni ganja dan ekstasi.

Penangkapan mantan vokalis band Killing Me Inside ini menambah daftar panjang artis Tanah Air yang terjerat barang haram. 

Lantas, apa sebenarnya ganja dan ekstasi serta bahaya yang mengintainya?

Kedua zat ini termasuk dalam Narkotika Golongan I berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009, yang berarti memiliki potensi ketergantungan sangat tinggi dan dilarang keras untuk dikonsumsi di Indonesia.

Ganja: Si 'Cimeng' yang Bikin Rileks Sesaat

Onadio Leonardo [Instagram/@onadioleonardo_official]
Onadio Leonardo [Instagram/@onadioleonardo_official]

Ganja, yang punya banyak nama jalanan seperti cimeng, gele, atau mariyuana, berasal dari daun, bunga, dan batang tanaman Cannabis sativa yang dikeringkan. Zat utama yang paling dikenal dari ganja adalah tetrahydrocannabinol (THC).

THC inilah yang memberikan efek psikoaktif atau "mabuk" dengan merangsang otak melepaskan dopamin, zat kimia yang menciptakan perasaan senang atau euforia.

Efek yang umumnya dicari pengguna adalah:
- Perasaan gembira dan rileks.
- Perubahan persepsi, seperti warna terlihat lebih cerah atau waktu terasa lebih lambat.
- Nafsu makan meningkat.

Namun, di balik sensasi sesaat tersebut, ganja menyimpan dampak negatif yang berbahaya. Pengguna bisa mengalami paranoia, kecemasan, gangguan daya ingat, hingga halusinasi.

Baca Juga: Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi, Polisi Ungkap Kondisi Terkini

Dalam jangka panjang, risiko kerusakan paru-paru akibat asap ganja bahkan disebut lebih tinggi dari rokok tembakau, serta dapat memicu gangguan mental serius seperti skizofrenia.

Ekstasi: Pil Euforia Peningkat Stamina

Onadio Leonardo [Instagram/@onadioleonardo_official]
Onadio Leonardo [Instagram/@onadioleonardo_official]

Ekstasi, atau yang memiliki nama kimia MDMA (methylenedioxy-methamphetamine), adalah narkoba sintetik atau buatan manusia yang dibuat di laboratorium.

Obat ini bekerja sebagai stimulan sekaligus halusinogen, yang berarti bisa membuat penggunanya sangat aktif dan mengubah persepsi terhadap realitas.

Ekstasi sering disebut "pil dugem" karena kerap disalahgunakan di kelab malam. 

Efek yang ditimbulkan antara lain:
- Peningkatan energi dan euforia (perasaan gembira berlebihan).
- Meningkatnya rasa empati dan kedekatan emosional dengan orang lain.
- Persepsi sensorik yang terdistorsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI