Dari YouTube ke Layar Lebar: Dimas Senopati Beri Bocoran Proyek Besar di Film Indonesia

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Minggu, 14 Desember 2025 | 14:57 WIB
Dari YouTube ke Layar Lebar: Dimas Senopati Beri Bocoran Proyek Besar di Film Indonesia
Dimas Senopati mengaku memiliki banyak proyek di dunia musik, hingga tahun depan. [Instagram]
baca 10 detik
  • Dimas Senopati, musisi independen yang dikenal dari YouTube, akan terlibat proyek soundtrack film Indonesia tahun depan.
  • Musisi tersebut berencana memperbanyak rilisan *single* orisinal setelah memastikan kendali penuh tanpa terikat label rekaman besar.
  • Dimas Senopati pernah menempuh pendidikan kapal pesiar sebagai strategi awal untuk mencapai karier musik internasional.

Suara.com - Nama Dimas Senopati mungkin sudah tidak asing lagi bagi penikmat musik yang gemar berselancar di YouTube.

Kerap membawakan lagu-lagu cover bernuansa nostalgia dengan karakter vokal yang khas, Dimas kini tengah menatap babak baru dalam karier bermusiknya. 

Tidak hanya sekadar menjadi penyanyi cover, musisi yang memilih jalur independen ini tengah mempersiapkan lompatan besar di 2026 mendatang.

Ditemui di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Sabtu, 13 Desember 2025 malam, Dimas membagikan cerita panjang mengenai strategi kariernya, filosofi di balik pemilihan lagunya, hingga bocoran proyek rahasia yang melibatkan industri perfilman Tanah Air.

Bocoran Proyek Layar Lebar

Salah satu kabar paling mengejutkan yang dibawa Dimas adalah keterlibatannya dalam sebuah produksi film Indonesia. 

Bukan sebagai aktor, Dimas akan menyumbangkan suaranya untuk mengisi soundtrack film tersebut.

Hal ini menjadi sinyal bahwa karya orisinalnya akan segera diperdengarkan secara luas di bioskop.

Dimas mengaku bahwa lagu yang akan menjadi single perdananya, atau mungkin kedua, akan menjadi bagian dari film yang dijadwalkan tayang tahun depan.

baca juga

"Pokoknya clue-nya, lagu yang mau aku buat single pertama aku itu, atau kedua nanti ya, kita lihat siapa yang lebih duluan, bakal ada di salah satu soundtrack film di film Indonesia," kata Dimas dengan antusias.

Meski didesak mengenai detail film tersebut, Dimas memilih untuk tetap menjaga kerahasiaannya.

Dimas Senopati. [Instagram]
Dimas Senopati. [Instagram]

Dia hanya memastikan bahwa film tersebut memiliki kualitas yang tidak main-main.

"Filmnya belum tayang. Pokoknya bakal keren banget filmnya. Tahun depan. Enggak bisa spill dikit," ujarnya sembari tertawa saat ditanya mengenai genre film tersebut.

Lebih lanjut, Dimas menjelaskan perannya dalam proyek tersebut murni di departemen musik.

Lagunya akan muncul di beberapa adegan penting dalam film, memperkuat emosi visual yang ditampilkan.

"Aku terlibat di dalamnya, musiknya aja, mengisi soundtrack. Sesuai sama film ya. Walaupun bukan official soundtrack, tapi ada di beberapa scene," tuturnya.

Totalitas Jalur Indie Tanpa Label

Di tengah gempuran industri musik yang kompetitif, Dimas Senopati mengambil langkah berani dengan berdiri di kaki sendiri. 

Sang musisi menegaskan posisinya sebagai musisi independen (indie) yang tidak terikat dengan label rekaman besar mana pun.

Keputusan ini membuatnya memiliki kendali penuh atas karya dan strategi pemasarannya.

"Aku kebetulan indie semua, aku yang ngurus. Aku enggak pakai label," tegas Dimas.

Dimas Senopati. [Tiara Rosana/Suara.com]
Dimas Senopati. [Tiara Rosana/Suara.com]

Terkait resolusi tahun depan, Dimas memiliki visi yang jelas. Dia ingin membawa musiknya menjadi lebih terdepan. 

Strategi perilisan lagu pun telah dia pikirkan dengan matang. Baginya, konsistensi adalah kunci.

"Yang pasti cita-cita aku ya ini ya, supaya bisa membawa musikku lebih terdepan gitulah. Buat aku dan para tim mungkin ya," tuturnya.

"Mau perbanyak single mungkin. Aku belum tahu sih lebih tepatnya bagaimana, cuma single-single itu sudah aku persiapkan semuanya, tinggal strateginya aja mau tiga bulan sekali atau dua bulan sekali nanti," ucap Dimas.

Sekolah Kapal Pesiar demi Bermusik

Menarik mundur ke belakang, perjalanan Dimas menuju titik ini ternyata tidak linier. Dia memiliki latar belakang pendidikan yang cukup unik bagi seorang musisi. 

Dimas mengaku sempat menempuh pendidikan perhotelan khusus kapal pesiar. Namun, motivasinya saat itu bukanlah untuk menjadi kru kapal biasa, melainkan demi musik.

Sejak lulus SMA, Dimas sudah membulatkan tekad untuk totalitas di dunia tarik suara. Pendidikan kapal pesiar hanyalah "kendaraan" untuk mencapai panggung internasional di atas laut.

"Aku kebetulan cuma pendidikan untuk mau bekerja di kapal pesiar doang, gitu. Jadi aku rencana memang lulus SMA memang sudah mau totalitas langsung di musik. Jadi pendidikan di kapal pesiar itu untuk aku supaya bisa bekerja di kapal pesiar sebagai musisinya," kenang Dimas menceritakan masa lalunya.

Filosofi Nostalgia

Dimas dikenal luas lewat kemampuannya membawakan lagu-lagu lawas alias "jadul" seperti "Englishman in New York", "Wild World", hingga "Hotel California". 

Ternyata, ada filosofi tersendiri mengapa dia nyaman di genre tersebut. Bagi Dimas, musik adalah mesin waktu.

Dia merasa tujuannya bermusik tercapai ketika pendengarnya bisa kembali merasakan momen masa muda atau masa kejayaan (prime era) mereka melalui suaranya.

"Sebetulnya gimana ya... yang aku nikmati sih nostalgianya mereka gitu lho. Jadi awal aku tujuan aku bermusik dan memposting, mem-publish karya cover-an aku di YouTube itu supaya mereka bisa bernostalgia di pada era masa prime-nya mereka gitu," imbuhnya.

Dimas merasa ada kepuasan batin tersendiri saat audiens mengenali dan menikmati lagu-lagu yang dia bawakan.

"Jadi ya yang aku concern itu balik lagi, ketika semua orang pada tahu lagu-lagu yang bernostalgia, berarti impian aku secara tidak langsung di situ terwujud gitu," katanya melanjutkan.

Tutup Tahun di Lingkungan Keraton

Menutup perbincangan, Dimas membeberkan rencananya di penghujung tahun 2025. 

Dia tidak akan mengambil libur, melainkan akan tampil menghibur di Yogyakarta. Lokasi manggungnya pun terbilang prestisius, di lingkungan yang dekat dengan Kesultanan Yogyakarta.

Ini bukan kali pertama Dimas dipercaya tampil di sana. Sebelumnya, dia pernah tampil dalam acara ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Untuk akhir tahun sudah (ada job) kebetulan. Di Kesultanan Yogyakarta. Di Hotel Royal Ambarrukmo, tanggal 31. Ini yang kedua kalinya sebetulnya. Yang pertama aku main di ulang tahun Ngarso Dalem, Sultan Hamengkubuwono X," ujar Dimas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsisten Cover Lagu dan Sesuai Aturan, Tereza Fahlevi Kini Punya 1,7 Juta Subscriber

Konsisten Cover Lagu dan Sesuai Aturan, Tereza Fahlevi Kini Punya 1,7 Juta Subscriber

Entertainment | Jum'at, 12 Juli 2024 | 05:45 WIB

Apa Lagu Ciptaan Gilga Sahid? Ini Bukti Pacar Happy Asmara Bukan Cuma Penyanyi Cover

Apa Lagu Ciptaan Gilga Sahid? Ini Bukti Pacar Happy Asmara Bukan Cuma Penyanyi Cover

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2024 | 18:04 WIB

Is Pusakata Sindir Para Penyanyi Cover yang Tak Tahu Diri: Semoga Rezeki Kalian Lancar

Is Pusakata Sindir Para Penyanyi Cover yang Tak Tahu Diri: Semoga Rezeki Kalian Lancar

Entertainment | Minggu, 02 Juli 2023 | 14:37 WIB

Terkini

Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan

Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:01 WIB

Review Film 12.12: The Day, Perebutan Kekuasaan Oleh Ambisi Militer

Review Film 12.12: The Day, Perebutan Kekuasaan Oleh Ambisi Militer

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:00 WIB

Invisible Cost Perempuan: Wajah Lain Ketimpangan Gender dalam Ekonomi

Invisible Cost Perempuan: Wajah Lain Ketimpangan Gender dalam Ekonomi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:58 WIB

Mau Belanja Makin Praktis? Ini Deretan Motor Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Mau Belanja Makin Praktis? Ini Deretan Motor Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:58 WIB

386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan

386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:57 WIB

Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori

Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:56 WIB

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:54 WIB

Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!

Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:54 WIB

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

×