Suara.com - MDTV akhirnya mengakhiri episode Ipar Adalah Maut The Series pada Senin, 15 Desember 2025.
Episode 45 tersebut juga dapat ditonton ulang melalui platform streaming resmi Netflix.
Tanggapan penonton terhadap episode terakhir Ipar Adalah Maut The Series rupanya kurang baik.
Di berbagai konten media sosial, penonton membicarakan pulpen yang menjadi akhir pencarian Nisa akan dugaan perselingkuhan Aris.
Sebagai informasi, pulpen yang dimaksud sebenarnya adalah spycam milik Nisa untuk mencari bukti perselingkuhan sang suami.
Sayangnya meski Nisa pada akhirnya menemukan pulpen spycam tersebut, perselingkuhan Aris dan Rani tidak terungkap di episode terakhir.
Ending yang mengarah ke season dua menuai respons negatif dari penonton yang merasa sia-sia mengikuti setiap episodenya selama 45 terakhir.
"Ini mah bulpen adalah maut," komentar akun @igarwahyu***.
"Tau gitu nggak nonton ajalah dari awal kalau endingnya nggak memuaskan. Berbelit," sahut akun @melviano***.
"Kalo nulis cerita masuk akal dikitlah. Ya kali ada anak kecil acara begitu bisa tiba-tiba maju perkara bulpen," kata akun @akhmad***.
"Series tersampah ter-nggak jelas. Jangan harap season dua bakalan rame yang nonton," balas akun @vindamay***.
Kendati begitu, baik MDTV maupun Netflix belum mengonfirmasi kemungkinan season 2.
Menggantikan Ipar Adalah Maut The Series, Pernikahan Dini Gen Z yang tak kalah kontroversial tayang di MDTV dan Netflix sekaligus.
Kisah Ipar Adalah Maut sendiri berawal dari konten yang dibagikan Eliza Sifaa pada 2023.
Kisah perselingkuhan suami dengan adik iparnya yang jadi viral membuat MD Pictures mengadaptasinya dalam bentuk film.
Hanung Bramantyo dipercaya sebagai sutradara, dengan Deva Mahenra, Michelle Ziudith, dan Davina Karamoy sebagai pemeran utama.
Film Ipar Adalah Maut berhasil menjadi box office dengan total jumlah penonton mencapai 4,7 juta saat tayang di bioskop.
Film yang kini dapat ditonton ulang di Netflix tersebut juga menduduki daftar film Indoensia terlaris kelima tahun 2024.
Ketika dibuat series, hanya Deva Mahenra sebagai Aris yang tetap lanjut.
Peran Michelle Ziudith sebagai Nisa digantikan Tatjana Saphira, begitu pun Davina Karamoy sebagai Rani digantikan Nicole Parham.
Selama penayangannya pun, Ipar Adalah Maut The Series tak lepas dari kontroversi sampai mendapat sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Tiga episode perdananya dinilai mengandung muatan seksualitas, membuat klasifikasi R13+ atau R (Remaja) dirasa kurang tepat.
Kontributor : Neressa Prahastiwi