Suara.com - Lonjakan kekayaan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menjadi sorotan publik setelah data LHKPN terbaru menunjukkan kenaikan sangat signifikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, total kekayaan tahun 2023 tercatat Rp1,1 miliar, kemudian melonjak drastis menjadi Rp293 miliar pada 2024.
Kenaikan sekitar Rp291,8 miliar atau hampir 260 kali lipat dalam setahun tersebut memicu perhatian luas dari masyarakat dan lembaga pemantau.
Lonjakan terbesar berasal dari aset tanah dan bangunan yang meningkat dari dua properti senilai Rp950 juta menjadi 13 aset bernilai Rp283 miliar.
Sebagian besar aset tersebut berada di wilayah Batam dengan nilai jual yang disebut mengalami peningkatan signifikan dalam periode pelaporan terbaru.
Salah satu contoh mencolok adalah tanah seluas 2.000 meter persegi yang sebelumnya bernilai Rp200 juta kini dilaporkan mencapai Rp20 miliar.
Selain properti, kas dan setara kas juga meningkat tajam dari Rp162 juta menjadi Rp10 miliar dalam laporan terbaru tersebut.
Menariknya, dalam laporan itu Cen Sui Lan tercatat tidak memiliki kendaraan pribadi sama sekali meski kekayaannya mencapai ratusan miliar rupiah.
Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan publik terkait konsistensi pelaporan serta transparansi sumber kekayaan pejabat daerah tersebut.
Saat dikonfirmasi pada 30 Maret 2026, Cen Sui Lan tidak membantah angka tersebut namun menyebut laporan masih dalam proses verifikasi.
Melalui pesan singkat, dia memberikan klarifikasi bahwa data LHKPN yang dilaporkan masih dalam tahap penyesuaian administrasi di KPK.
Meski demikian, sejumlah pihak seperti Indonesia Corruption Watch dan LI Tipikor menyoroti kejanggalan dalam laporan tersebut.
Salah satu sorotan utama adalah seluruh aset tanah dicatat sebagai hasil sendiri tanpa adanya laporan utang meski nilainya sangat besar.
Selain itu, publik juga mempertanyakan ketiadaan kendaraan pribadi serta kesesuaian nilai tanah dengan aturan UWT di BP Batam.
Profil dan Rekam Jejak Cen Sui Lan

Cen Sui Lan lahir di Kuala Langkat, Sumatera Utara, pada 11 Mei 1967 dan berasal dari keluarga keturunan Tionghoa.