- Pihak Aura Kasih secara tegas membantah isu menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Ridwan Kamil dan menyebut rumor tersebut tidak berdasar.
- Akibat "cocoklogi" warganet, Aura Kasih merasa risih dan tidak nyaman hingga terpaksa membatasi kolom komentar di media sosialnya.
- Tim kuasa hukum sedang mengumpulkan bukti penyebaran berita bohong dan mempertimbangkan untuk melaporkan pihak-pihak yang mencemarkan nama baik kliennya.
Suara.com - Isu miring yang menyeret nama penyanyi Aura Kasih ke dalam pusaran keretakan rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, semakin memanas.
Tak ingin bola liar terus bergulir, pihak kuasa hukum pelantun lagu Mari Bercinta ini akhirnya buka suara dan memberikan peringatan keras.
Sebagai informasi, rumor ini bermula dari spekulasi warganet di media sosial, khususnya platform Threads, yang menuding sosok berinisial "AK" sebagai orang ketiga.
Warganet lantas melakukan "cocoklogi" dengan mengungkit pantun-pantun lawas Ridwan Kamil yang kerap menyebut nama Aura Kasih, serta unggahan lama sang artis.
Akibatnya, janda satu anak tersebut sempat membatasi kolom komentar di Instagram pribadinya demi menghindari serbuan "ketikan jahat" warganet.
Menanggapi hal tersebut, tim kuasa hukum Aura Kasih menegaskan bahwa kliennya merasa sangat terganggu.
Alexander Januar Gaodilliam, salah satu pengacara Aura menyebut, kliennya merasa risih akibat diterpa gosip yang tidak berdasar, apalagi menyangkut isu sensitif seperti perusak rumah tangga orang.
"Ya pastinya sih enggak nyaman ya. Karena kan banyak ketikan-ketikan, banyak komentar-komentar yang bikin dia (Aura Kasih) enggak nyaman. Jadi ya mengganggu saja sih," ujar Alexander dalam wawancara via Zoom pada Selasa, 22 Desember 2025.
Sang advokat menambahkan, meski kondisi psikis kliennya tidak sampai terguncang hebat, kenyamanan privasinya jelas terusik.
"Apalagi berita-berita miring gitu ya, siapapun pasti akan risih sih buat enggak nyaman aja," lanjutnya.
Siap Seret ke Jalur Hukum
Tak sekadar membantah, pihak Aura Kasih kini tengah mengambil langkah serius. Yanti Nurdin, pengacara sang artis yang lain, mengungkapkan bahwa timnya sedang menginventarisir bukti-bukti penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik yang beredar di media sosial.
Pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum jika bukti dirasa sudah cukup kuat.
"Jadi masalah gosip... Itu semua enggak benar. Kita sedang kumpulkan (bukti), semua berita-berita yang enggak benar, nanti kita akan pertimbangkan apakah mau dilaporkan atau gimana," tegas Yanti.
Yanti menekankan, narasi yang dibangun warganet tanpa fakta valid sudah masuk dalam kategori pencemaran nama baik.
"Kalau enggak benar kan, ya benar dong dicemarkan," tambahnya.
Di penghujung wawancara, Yanti memberikan "sentilan" menohok kepada warganet maupun pihak-pihak yang sengaja memperkeruh suasana.
Dia meminta agar pemberitaan maupun komentar di media sosial tidak dilebih-lebihkan tanpa dasar yang jelas.
"Buat teman-teman wartawan atau netizen, kalau memang enggak benar, enggak usah digoreng-gorenglah itu beritanya. Itu aja sih, karena Mbak Auranya sendiri juga merasa enggak nyaman ya karena berita enggak benar itu," imbuh Yanti menutup pembicaraan.
Klarifikasi ini tak lama dibuat setelah Ridwan Kamil muncul di Instagram. Kang Emil, demikian dia biasa disapa menyampaikan permohonan maaf terkait kegaduhan terkait isu yang menyangkut dirinya.
Ridwan Kamil minta maaf pada semua pihak yang ikut terdampak dari isu liar tersebut. Dia juga mengakui banyak kekhilafan selama berumah tangga dengan Bu Cinta.