Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi

Yazir F

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:30 WIB
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Suara.com - Sejujurnya, saya sempat ragu ketika masuk ke bioskop untuk menonton 28 Years Later: The Bone Temple.

Film sebelumnya, 28 Years Later (2025) karya Danny Boyle memang berani, namun juga memecah penonton.

Ada yang memujinya sebagai kebangkitan dari waralaba zombi yang diawali oleh 28 Days Later ini.

Namun, ada pula yang menganggapnya terlalu muram dan melelahkan, serta bikin pusing karena banyaknya gambar goyang dan tidak stabil.

Saya sendiri berada di tengah-tengah, antara disturbing namun cukup memorable. Karena itu, saya menurunkan ekspektasi dan mencoba menikmati film ini apa adanya.

Ternyata, keputusan itu sangat tepat. The Bone Temple bukan hanya kelanjutan cerita, tetapi lompatan gila yang membuat saya terpaku dari awal hingga akhir.

Sekuel yang Lebih Tajam dan Berani

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Disutradarai Nia DaCosta dan ditulis Alex Garland, The Bone Temple terasa jauh lebih fokus dibanding pendahulunya.

Cerita melanjutkan nasib Spike yang kini berada di daratan utama bersama kelompok ekstrem pimpinan Sir Lord Jimmy Crystal.

Di sisi lain, Dr. Ian Kelson melanjutkan penelitiannya tentang virus Rage, yang kali ini membuka kemungkinan baru soal kemanusiaan para infected.

baca juga

Yang langsung terasa adalah perubahan nada. Film ini lebih liar, lebih aneh, namun juga lebih manusiawi.

Jika film sebelumnya cenderung menekan dengan suasana suram, The Bone Temple justru berani menyelipkan humor gelap di tengah kekacauan.

Anehnya, pendekatan ini bekerja sangat baik dan membuat film terasa hidup.

Sir Lord Jimmy Crystal, Villain yang Sulit Dilupakan

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Salah satu kekuatan utama film ini ada pada karakter Sir Lord Jimmy Crystal yang diperankan Jack O'Connell.

Penampilannya benar-benar tak terkendali, dalam arti terbaik. Jimmy adalah sosok sadis, karismatik, lucu, sekaligus mengerikan.

Setiap kali muncul, saya tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan dia lakukan selanjutnya.

Yang membuatnya menarik, Jimmy bukan sekadar penjahat satu dimensi. Trauma masa lalunya terasa menempel di setiap dialog dan tindakannya.

Dia seperti anak kecil yang rapuh, terjebak dalam tubuh pemimpin kultus yang brutal. Kegilaannya bahkan lebih sadis dari ancaman infected.

Menurut saya, ini salah satu villain paling berkesan dalam film horor modern beberapa tahun terakhir.

Dr. Ian Kelson dan Sentuhan Kemanusiaan yang Mengejutkan

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Jika Jimmy adalah wajah kegilaan, maka Dr. Ian Kelson adalah jantung emosional film ini.

Ralph Fiennes kembali membuktikan kelasnya sebagai aktor. Perannya terasa tenang, hangat, dan penuh empati, bahkan ketika dunia di sekelilingnya hancur.

Interaksi Kelson dengan Samson, infected alpha yang diperankan Chi Lewis-Parry, menjadi bagian favorit saya.

Alih-alih menakutkan, banyak adegan mereka justru terasa lembut dan kadang lucu, sampai-sampai membuat saya tersenyum.

Film ini berani mengajukan pertanyaan besar, apakah empati masih mungkin hidup di dunia yang dikuasai kekerasan?

Bagi saya, inilah elemen yang membuat The Bone Temple lebih dari sekadar film horor bertema zombi.

Kekerasan yang Brutal, Namun Tidak Kosong

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Bagi penonton yang merasa film sebelumnya kurang gore, The Bone Temple jelas tidak pelit.

Adegan kekerasannya intens, berdarah, dan sangat terasa fisiknya. Bahkan saya tidak sanggup menyaksikan otak manusia dijadikan camilan oleh zombi.

Tata rias dan efek praktikalnya terlihat nyata dan menjijikkan, membuat saya beberapa kali refleks menahan napas.

Namun yang saya apresiasi, kekerasan di sini tidak asal brutal. Kejam, tapi ada maksud di baliknya.

Semua adegan berdarah punya fungsi cerita, baik untuk menegaskan kegilaan kelompok Jimmy maupun menyoroti perubahan perilaku Samson.

Visual, Suara, dan Atmosfer yang Menakjubkan

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Dari sisi visual, sinematografi The Bone Temple menghadirkan dunia yang benar-benar terasa mati. Lokasi-lokasinya lembap dan sunyi.

Gaya kamera goyang membuat setiap adegan terasa tidak stabil dan menegangkan, seolah saya ikut terseret ke dalam kekacauan.

Desain suara dan musik juga patut dipuji. Raungan infected, keheningan yang tiba-tiba, hingga ledakan kekerasan terasa sangat efektif.

Skor musiknya menambah rasa cemas tanpa berlebihan, ditambah dengan musik-musik yang diputar oleh Kelson melalui pirangan hitamnya.

Adegan "konser" Kelson begitu menakjubkan dari segi pengambilan gambar hingga musik, membuat saya tercengang.

Akting Solid dan Isyarat Masa Depan

Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi (imdb)

Selain O'Connell dan Fiennes, Alfie Williams tetap solid sebagai Spike, meski porsinya lebih sebagai pengamat.

Erin Kellyman, sebelumnya tampil sebagai viral dalam serial The Falcon and the Winter Soldier, juga memberi warna sebagai salah satu anggota kelompok Jimmy.

Dan tentu saja, kemunculan singkat Cillian Murphy di bagian akhir jelas menjadi umpan kuat untuk kelanjutan cerita.

Pada akhirnya, 28 Years Later: The Bone Temple adalah film yang berani, gila, dan penuh kejutan. Ini bukan tontonan nyaman, tapi justru di situlah kekuatannya.

Film ini membuktikan bahwa franchise 28 Days Later masih punya nyawa dan arah yang segar.

Bagi saya pribadi, The Bone Temple adalah contoh film tak terlupakan yang pantai mendapat seruan "absolute cinema" dari penonton.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film 28 Years Later: The Bone Temple, Sekuel yang Lebih Sadis dan Artistik

Film 28 Years Later: The Bone Temple, Sekuel yang Lebih Sadis dan Artistik

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:30 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Sekuel Terbaru 28 Years Later

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Sekuel Terbaru 28 Years Later

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:05 WIB

Film 28 Years Later: The Bone Temple, Horor Visceral Terbaik Sepanjang Masa

Film 28 Years Later: The Bone Temple, Horor Visceral Terbaik Sepanjang Masa

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 08:15 WIB

Trailer Baru 28 Years Later: The Bone Temple, Sorot Konflik Antar Penyintas

Trailer Baru 28 Years Later: The Bone Temple, Sorot Konflik Antar Penyintas

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 08:25 WIB

28 Years Later: The Bone Temple Bakal Tayang Januari 2026, Ini Trailernya

28 Years Later: The Bone Temple Bakal Tayang Januari 2026, Ini Trailernya

Your Say | Jum'at, 05 September 2025 | 08:10 WIB

Sutradara Beber Fakta Rekam Adegan '28 Years Later' Pakai iPhone

Sutradara Beber Fakta Rekam Adegan '28 Years Later' Pakai iPhone

Your Say | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:44 WIB

'Toothless' Ancam 28 Years Later dan Elio di Puncak Box Office Pekan Ini

'Toothless' Ancam 28 Years Later dan Elio di Puncak Box Office Pekan Ini

Your Say | Selasa, 24 Juni 2025 | 06:45 WIB

Salip Elio, Pembukaan Film 28 Years Later Raup Pendapatan 5,8 Juta Dolar

Salip Elio, Pembukaan Film 28 Years Later Raup Pendapatan 5,8 Juta Dolar

Your Say | Senin, 23 Juni 2025 | 12:06 WIB

5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Ada 28 Years Later hingga Elio

5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Ada 28 Years Later hingga Elio

Your Say | Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:02 WIB

Review 28 Years Later: Bukan Film Zombie Biasa, Aneh Namun Fantastis

Review 28 Years Later: Bukan Film Zombie Biasa, Aneh Namun Fantastis

Liks | Sabtu, 21 Juni 2025 | 10:08 WIB

Terkini

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:56 WIB

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:55 WIB

Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin

Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:52 WIB

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:50 WIB

4 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Melimpah Hari ini 21 Juli 2026

4 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Melimpah Hari ini 21 Juli 2026

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:48 WIB

Sering Delay? INACA Ungkap Mengapa Penerbangan di Indonesia Begitu 'Unik' dan Sulit Tepat Waktu

Sering Delay? INACA Ungkap Mengapa Penerbangan di Indonesia Begitu 'Unik' dan Sulit Tepat Waktu

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:46 WIB

Leandro Paredes Cekik Pemain Spanyol, FIFA Janjikan Investigasi Mendalam

Leandro Paredes Cekik Pemain Spanyol, FIFA Janjikan Investigasi Mendalam

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:46 WIB

Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung

Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:40 WIB

Likuiditas Bank Aman, OJK Akui Pembiayaan UMKM Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Likuiditas Bank Aman, OJK Akui Pembiayaan UMKM Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:39 WIB

IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak

IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:31 WIB

×