- Jenazah selebgram Lula Lahfah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 12.20 WIB.
- Kekasih almarhumah, Reza Arap, terlihat hadir menggotong keranda dan sempat menangis histeris setelah prosesi pemakaman selesai.
- Sebelum dimakamkan, Lula Lahfah ditemukan meninggal di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026.
Suara.com - Jenazah selebgram Lula Lahfah telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026) siang.
Prosesi pemakaman perempuan 26 tahun itu berlangsung khidmat sekaligus diselimuti duka mendalam dan isak tangis histeris dari keluarga serta sahabat terdekat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, iring-iringan jenazah Lula Lahfah tiba di TPU Rawa Terate sekitar pukul 12.20 WIB.
Sang kekasih, Reza Arap terlihat turut serta menggotong keranda saat jenazah diturunkan dari ambulans.
Personel grup musik Weird Genius itu berada di barisan belakang para pengusung keranda dengan raut wajah datar namun menyiratkan kesedihan mendalam.
![Reza Arap; Lula Lahfah terlihat begitu berduka di pemakaman kekasihnya, Lula Lahfah di Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026) siang. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/24/28721-reza-arap-lula-lahfah.jpg)
Sesampainya di liang lahad, Reza tampak berjongkok tak jauh dari pusara.
Dia lebih banyak termenung menatap prosesi penguburan sang kekasih, sesekali terlihat tak kuasa menahan air mata yang jatuh.
Tangis Pecah Reza Arap
Suasana semakin memilukan usai makam ditutup dan tabur bunga selesai dilakukan.
Baca Juga: Viral Surat Medis Nyatakan Penyebab Kematian Lula Lahfah yang Sebenarnya
Pertahanan Reza Arap runtuh. Di dekat mobilnya, juri Indonesian Idol itu menangis meraung hingga tersungkur.
Teriakan pilu terdengar dari mulut musisi tersebut, menyiratkan ketidaksiapannya ditinggal sang kekasih pergi untuk selamanya.
"Mau ikut. Gue enggak peduli. Mau ikut," teriak Reza histeris di sela tangisnya.
Setelah beberapa saat dan kondisinya mulai sedikit lebih tenang, Reza berusaha menguatkan diri menghampiri ibunda Lula, Tatu, yang masih duduk di bangku dekat pusara.
Reza kemudian duduk bersimpuh di hadapan calon ibu mertuanya itu, mencoba memberikan penghiburan meski dirinya sendiri terpukul hebat.