"Tahun 2002. Umur 10 hari. Waktu itu masih di Bandara Surabaya sebelum ada (Denada). Jadi dijemput sama bapaknya Ressa dan emak yang biasa masak di rumah. Dijemput di Bandara Surabaya, dibawa ke hotel dulu, kami ambil di hotel," jelas Ratih kepada awak media.
Saat itu, keluarga Denada sempat memberikan janji manis mengenai biaya kebutuhan sang bayi yang ternyata tidak pernah terealisasi sampai sekarang.
"Neneknya Denada yang memberikan. Neneknya, buyutnya Ressa ini. Katanya dulu 'Enggak usah khawatir soal susu, pasti datang truk-trukan', ini itu, tapi enggak ada semua," katanya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah