Suara.com - Pernyataan Chiki Fawzi yang mengaku difitnah soal pencopotan petugas haji justru berujung polemik baru usai penampilannya di acara televisi disorot publik.
Momen tersebut terjadi dalam tayangan Pagi-Pagi Ambyar Trans TV ketika Chiki hadir sebagai bintang tamu, di mana Dewi Perssik membahas pemberhentiannya sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Suasana studio mendadak terasa canggung ketika Dewi mencoba membacakan komentar panjang seorang warganet terkait proses seleksi petugas haji.
Komentar tersebut menjelaskan ketatnya tahapan seleksi PPIH serta konteks pemberhentian Chiki Fawzi yang ramai diperdebatkan di media sosial.
Namun saat Dewi Perssik mulai membaca identitas penulis komentar, Chiki langsung memotong dan mengaku baru mengetahui sosok pemilik akun tersebut.
"Perkenalkan, aku peserta PPIH satu sektor kemarin sama Chiki, kami di daker (daerah kerja) Madinah," ujar Depe, yang kembali mendapat interupsi.
"Dari sini aja udah fitnah, aku daker Mekkah," kata Chiki memotong.
Dewi Perssik mencoba sabar, meminta Chiki turut bersabar menunggu dirinya selesai membacakan komentar.
"Ya, sebentar sayang, kita baca dulu ya," kata pedangdut asal Jember, Jawa Timur itu.
Chiki menegaskan dirinya bertugas di Daker Mekkah, bukan Madinah seperti tertulis dalam komentar yang sedang dibacakan di acara tersebut.
Meski Dewi Perssik berusaha menenangkan situasi dan meminta izin menyelesaikan bacaan, Chiki kembali menyela dengan klarifikasi tambahan.

Beberapa kali Dewi Perssik terdengar meminta Chiki menunggu hingga komentar selesai dibacakan demi menjaga alur pembahasan.
Karena situasi semakin tidak kondusif, rekan host Rian Ibram akhirnya mengambil alih membacakan komentar netizen tersebut hingga tuntas.
Komentar itu mengaku berasal dari peserta PPIH satu sektor dengan Chiki dan menjelaskan panjangnya masa diklat serta latihan fisik semi militer.
Disebutkan pula bahwa peserta diwajibkan berkomitmen penuh melayani jemaah dan tidak boleh memiliki niat pribadi untuk berhaji.
Warganet tersebut menekankan Kementerian Agama sangat serius menyeleksi petugas dengan tes kesehatan berlapis dan evaluasi ketat.
Banyak peserta disebut dipulangkan karena kondisi fisik tidak memadai, masalah kesehatan berat, atau pelanggaran selama pelatihan.
Komentar tersebut juga menyinggung ketidaknyamanan peserta lain akibat kegaduhan yang muncul setelah pemberhentian artis 37 tahun tersebut.
Menanggapi polemik tersebut, Chiki menyampaikan pernyataan reflektif melalui media sosial dengan menyebut fitnah sebagai dosa besar.
"Fitnah dan adu domba di mana-mana. Semoga kita bisa terbebas dari fitnah dan adu domba ya, dan tetap teguh pada iman dan apa yang menjadi landasan kita," tulisnya.
Namun respons tersebut belum sepenuhnya meredakan kritik dari warganet yang menyoroti sikap Chiki saat tampil di acara televisi.
Sejumlah warganet menilai Chiki kurang menunjukkan adab berbicara dan kesulitan mencerna penjelasan yang dibacakan host.
"Coba tonton tayangan ulang saat lo satu acara sama Dewi Perssik kemarin. Di situ aja kelihatan banget lo nggak ada adab dan kesulitan mencerna tulisan yang dibacakan sama host," komentar warganet.
"Chiki, kemarin saya nonton kamu di salah satu acara TV. Saya rasa kamu harus pahami lagi soal basic manners," kata warganet lain memberi kritik.
Kontributor : Chusnul Chotimah