Suara.com - The Art of Sarah merupakan drakor bergenre thriller yang tayang di Netflix pada 13 Februari 2026.
Drama Korea yang dibintangi oleh Shin Hae Sun ini menyajikan konflik berlapis yang tak hanya berpusat pada kasus pembunuhan, namun juga terkait upaya Sarah Kim menjadikan brand yang ia miliki sebagai merek terkenal di kalangan sosialita.
Sayangnya, kesuksesan itu ia dapatkan dengan cara yang terbilang licik. Ia melakukan penipuan dan memanfaatkan orang-orang mendatangkan keuntungan padanya.
Park Mu Gyeong (Lee Jun Hyuk) selaku detektif yang menangani kasus ini pun berusaha menelusuri dan mencari petunjuk terkait identitas korban dan penipuan yang dilakukan Sarah Kim.
Namun, makin digali, Mu Gyeong justru mendapati fakta bahwa Sarah Kim memiliki banyak nama dan masa lalu kelam.
Kendati punya bukti tak langsung bahwa Sarah Kim adalah penipu ulung, Mu Gyeong tetap menemui jalan buntu dalam mengungkap kedok aslinya.
Lantas, mengapa Mu Gyeong kesulitan untuk mengungkap tuduhannya pada Sarah Kim?
Kecerdikan Sarah Kim

Sarah Kim menunjukkan kecerdikan luar biasa dalam mengelola bisnis tas mewah Boudoir meski produknya dituding palsu.
Sarah menyiasati aturan label dengan merakit tas di Seoul, namun menggunakan komponen handle atau pegangan dari Inggris, sehingga secara legal ia bisa melabelinya sebagai produk impor.
Selain itu, Sarah Kim mengklaim tak pernah secara langsung membuat pernyataan palsu tentang sejarah brand-nya.
Alih-alih melakukan promosi sendiri, ia memanfaatkan pihak ketiga, seperti rekan kerja atau bawahan, untuk menyebarkan narasi tersebut kepada klien.
Karena argumen yang ia gunakan dinilai masuk akal, pihak berwenang pun kesulitan menemukan celah pidana dalam bisnisnya.
Tak Ada Laporan Penipuan Pembelian Boudoir

Sarah Kim sulit dituntut lantaran para korbannya memilih bungkam.