- Pasangan Zaskia Sungkar dan Irwansyah menyambut kelahiran anak kedua mereka di RSU Bunda, Jakarta Pusat, pada 21 Februari 2026.
- Persalinan tersebut dilakukan lebih cepat dari prediksi awal Maret karena kontraksi intens dan kondisi air ketuban berkurang.
- Kelahiran putra kedua ini kembali dicapai melalui program bayi tabung (IVF) dan ibu serta bayi dalam kondisi sehat.
"Jujur, saya panik banget. Enggak tahu kenapa, rasanya malah lebih tegang yang sekarang dibanding yang pertama. Mungkin karena sekarang saya lebih melihat prosesnya secara detail, jadi makin deg-degan," ucap Irwansyah.
Ketegangan Irwansyah perlahan luruh saat mendengar tangisan pertama putranya.
Bintang film Heart ini mengaku sempat ragu untuk fokus kepada istri atau sang bayi saat proses operasi berlangsung.
"Pas di ruang operasi, saya sampai tanya ke dokter, ini saya harus fokus ke istrinya apa ke anaknya dulu. Tapi pas dengar suara tangisannya, wah, itu semua rasa panik langsung hilang. Benar-benar bersyukur bisa melewati proses ini lagi," tuturnya.
Pada persalinan kali ini, tim medis menerapkan metode Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS).
Metode ini terbukti efektif mempersingkat masa pemulihan Zaskia setelah operasi caesar.
Perbedaan signifikan dirasakan Zaskia jika dibandingkan dengan persalinan pertamanya beberapa tahun silam.
"Bedanya terasa banget di recovery. Enam jam setelah operasi itu aku sudah bisa belajar jalan. Bahkan besoknya aku sudah sanggup langsung mandiin bayi sendiri. Rasanya jauh lebih minim sakit dibanding dulu," tutur Zaskia.
Dokter spesialis kandungan yang menangani Zaskia, dr Merry Puspita Sidabutar menjelaskan alasan medis di balik percepatan jadwal persalinan tersebut.
Menurutnya, kesehatan janin dan ibu menjadi prioritas utama saat kontraksi mulai muncul di usia kehamilan 36 minggu.
"Sesuai kondisi, Kia mulai merasakan kontraksi yang terus-menerus dan setelah kami evaluasi, memang sudah ada pembukaan. Selain itu, kondisi air ketuban juga sudah mulai berkurang sedikit," ujar dr Merry.
"Karena tanda-tanda maturitas bayi sudah cukup baik, maka kami sepakat untuk melakukan persalinan di usia 36 minggu empat hari demi keamanan ibu dan bayi," katanya.
Senada dengan hal tersebut, dokter spesialis anak dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi yang menangani sang bayi menyatakan bahwa kondisi putra kedua Zaskia dan Irwansyah sangat stabil meski lahir sedikit lebih awal.
"Bayinya lahir dengan berat 2,6 kilogram. Meskipun lahir di usia 36 minggu, adaptasi pernapasannya sangat bagus. Begitu lahir langsung menangis kuat dan kami langsung melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Refleks menyusunya juga sangat baik," imbuh dr Tiwi.
Kelahiran ini merupakan buah kesabaran panjang pasangan ini.