- Zaskia Sungkar dan Irwansyah masih memiliki satu cadangan embrio beku untuk rencana anak ketiga.
- Karena kondisi kesehatan (pengangkatan tuba falopi), Zaskia wajib menjalani proses IVF (bayi tabung) untuk hamil.
- Pasangan ini baru saja dikaruniai putra kedua, Urwah Muhammad Syahki, pada 21 Februari 2026.
Suara.com - Pasangan artis Zaskia Sungkar dan Irwansyah baru saja menyambut kehadiran putra kedua mereka, Urwah Muhammad Syahki, pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Meski baru saja melewati proses persalinan di RSU Bunda Jakarta, pasangan ini mengonfirmasi bahwa perjalanan mereka untuk menambah momongan masih mungkin berlanjut.
Irwansyah mengungkapkan bahwa mereka masih memiliki sisa embrio hasil program bayi tabung (In Vitro Fertilization) di Morula IVF Jakarta.
Hal ini membuka peluang bagi pasangan yang menikah pada 2011 tersebut untuk menambah anak di masa depan.
"Kita masih punya satu embrio," ujar Irwansyah saat memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026.
Mendengar pernyataan sang suami, Zaskia Sungkar hanya tersenyum dan memberikan jawaban diplomatis. Dia tidak menampik adanya rencana tersebut, namun belum bisa memastikan kapan proses transfer embrio terakhir itu akan dilakukan.
"Bocorannya ada (embrio sisa). Tetapi kapan ditanam? Nah, itu nanti kodenya," seloroh perempuan yang akrab disapa Kia ini.
Bagi pasangan ini, program IVF merupakan satu-satunya jalur medis untuk mendapatkan keturunan biologis. Hal ini disebabkan kondisi kesehatan Zaskia yang harus menjalani pengangkatan kedua saluran tuba falopi (bilateral salpingectomy) beberapa tahun lalu.
"Kalau aku memang harus IVF. Saluran tuba kanan-kiri aku sudah diangkat dua-duanya karena ada masalah. Jadi memang harus melalui proses IVF baru bisa hamil," jelas Zaskia.
Baca Juga: Irwansyah Panik di Ruang Operasi, Detik-Detik Persalinan Kedua Zaskia Sungkar Terungkap
Mengenai jarak lima tahun antara kehamilan pertama dan kedua, Zaskia mengaku hal tersebut lebih berkaitan dengan kesiapan mental dan fisik.
Menjalani proses bayi tabung dari nol, mulai dari suntik hormon hingga pengambilan sel telur, diakuinya sebagai proses yang sangat menguras energi.
Kehadiran anak perempuan mereka, Humaira, yang hadir di tengah keluarga sebelumnya, justru menjadi pemicu Zaskia untuk kembali menjalani program hamil.
"Tiba-tiba dipertemukan sama Humaira, terus aku kepikiran mau menyusui Humaira juga. Jadi ada trigger-nya untuk ayo deh harus program sekarang," tambahnya.
Meski persalinan kali ini maju ke usia 36 minggu karena kontraksi yang intens, dr. Merry Puspita Sidabutar, Sp.O.G., memastikan kondisi Zaskia dan bayinya stabil.
Pendekatan medis yang dilakukan di Morula IVF dan RSU Bunda pun disebut sangat komprehensif, mulai dari pengecekan genetik atau PGTA (Pre-implantation Genetic Testing for Aneuploidy) hingga manajemen stres pasien.
"Dengan dilakukan PGTA, kita tahu embrio yang dimasukkan memang embrio yang sehat," kata dokter Merry.
Kini, dengan satu embrio yang masih tersimpan rapi di laboratorium, publik tinggal menunggu kapan pasangan ini akan kembali mengumumkan kabar bahagia untuk anggota keluarga mereka selanjutnya.