- Pemprov Kaltim mengalokasikan Rp 73 juta hanya untuk jasa pembuatan naskah pidato tahun 2026.
- Warganet mengecam keras kebijakan ini karena dinilai tidak empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
- Kasus ini memperpanjang daftar polemik Gubernur Rudy Mas’ud setelah sebelumnya disorot terkait pembelian mobil mewah.
Mereka menawarkan diri untuk menggantikan posisi tenaga ahli tersebut.
"Sini aku tulisin pak. Lumayan 73jt," celetuk akun rosyrmd.