Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?

Ferry Noviandi

Senin, 02 Maret 2026 | 13:58 WIB
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?
Indonesia jadi tempat paling aman jika terjadi pecah Perang Dunia III? [Ilustrasi Bendera Indonesia- Pexels/Teguh Setiawan]
baca 10 detik
  • Pecahnya perang Iran-AS memicu kekhawatiran global akan Perang Dunia III dan perlunya negara aman.
  • Indonesia masuk daftar sepuluh negara paling aman karena politik luar negeri bebas aktif dan letak geografisnya.
  • Keunggulan Indonesia meliputi sumber daya alam melimpah serta pertahanan berfokus pada diri sendiri untuk kelangsungan hidup.

Suara.com - Pecah perang Iran-AS kembali memunculkan kekhawatiran soal kemungkinan terjadinya Perang Dunia III. 

Situasi tersebut membuat banyak pihak mulai melirik negara-negara yang dianggap paling aman jika konflik global benar-benar pecah.

Di tengah kecemasan itu, Indonesia justru disebut-sebut sebagai salah satu lokasi yang relatif aman. 

Dalam sejumlah analisis global, Indonesia masuk daftar 10 negara yang dinilai paling berpotensi menjadi tempat perlindungan.

Untuk diketahui, kekhawatiran soal perang dunia muncul seiring memanasnya hubungan antarnegara besar, persaingan ekonomi dan ideologi, serta konflik regional yang berisiko meluas. 

Perlombaan senjata hingga ancaman perang siber ikut memperparah ketidakpastian kondisi global. 

Dari situ, muncul berbagai kajian yang mencoba memetakan negara mana saja yang paling mungkin bertahan jika krisis kemanusiaan berskala besar terjadi.

Lantas, apa yang membuat Indonesia ikut dilirik? Salah satu faktornya adalah sikap politik luar negeri yang selama ini dikenal "bebas aktif". 

Indonesia tidak berpihak pada blok kekuatan mana pun dan lebih mengedepankan jalur diplomasi.

baca juga

Posisi ini dinilai mampu menekan risiko Indonesia terseret langsung ke konflik besar.

Dari sisi geografis, bentuk Indonesia sebagai negara kepulauan juga dianggap memberi keuntungan tersendiri. 

Dengan lebih dari 17.000 pulau, wilayah Indonesia memiliki penghalang alami yang menyulitkan potensi invasi.

Kondisi ini memberi lapisan perlindungan tambahan secara alami.

Tak hanya itu, ketersediaan sumber daya alam seperti lahan subur dan air bersih menjadi modal penting jika rantai pasok global terganggu. 

Faktor ini membuat Indonesia dinilai cukup mandiri untuk bertahan dalam situasi krisis berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius

Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:51 WIB

Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas

Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:49 WIB

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:31 WIB

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:17 WIB

Rapor Ngeri Justin Hubner vs Nijmegen: Menang Duel Udara, Nirpelanggaran, dan Gol Krusial

Rapor Ngeri Justin Hubner vs Nijmegen: Menang Duel Udara, Nirpelanggaran, dan Gol Krusial

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 12:52 WIB

Pelatih Gladbach Puji Habis-habisan Kevin Diks

Pelatih Gladbach Puji Habis-habisan Kevin Diks

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

×