Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan

Rena Pangesti Suara.Com
Minggu, 15 Maret 2026 | 08:15 WIB
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
Potret Shella Saukia [Instagram]
Baca 10 detik
  • Laporan pengusaha Shella Saukia terhadap Dokter Detektif naik ke tahap penyidikan berdasarkan keterangan pengacara pada 13 Maret 2026.
  • Bukti kuat dugaan pembocoran data pribadi berupa nomor telepon Shella di profil WhatsApp terlapor menjadi dasar penyidikan.
  • Kasus ini berawal dari laporan Shella pada Januari 2025; laporan balik Doktif juga sudah naik ke tahap penyidikan.

Suara.com - Perseteruan Shella Saukia vs Dokter Detektif alias Doktif, belum selesai. Laporan yang dilayangkan sang pengusaha skincare, kini telah naik ke tahap penyidikan.

Pengacara Shella Saukia, Rafi Unggul Pambudi, memberikan penjelasan mengenai perkembangan status hukum kliennya. 

“Pada Januari 2026 kami terima kuasa dan tak lama, kabar dari polisi di Polda Metro Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan,” jelas Rafi Unggul Pambudi ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 Maret 2026.

Shella Saukia Merasa Dikhianati Rekan Bisnis (Instagram/@shellasaukiaofficial)
Shella Saukia Merasa Dikhianati Rekan Bisnis (Instagram/@shellasaukiaofficial)

Pihak Shella Saukia mengaku sangat optimis lantaran bukti yang diserahkan kepada penyidik dinilai kuat.

Rafi menyebutkan bahwa salah satu bukti krusial adalah dugaan pembocoran informasi pribadi di platform digital.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi mereka untuk terus melanjutkan proses hukum hingga tuntas.

“Kami yakin karena buktinya jelas,” kata Rafi Unggul dengan penuh keyakinan.

Bukti yang dimaksud adalah dugaan tindakan Doktif yang secara sengaja menampilkan nomor telepon pribadi milik Shella Saukia. 

Doktif alias Dokter Detektif di Polda Metro Jaya pada Kamis, 19 Februari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]
Doktif alias Dokter Detektif di Polda Metro Jaya pada Kamis, 19 Februari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]

Informasi sensitif tersebut diduga dipajang secara terbuka pada foto profil aplikasi WhatsApp milik terlapor.

Baca Juga: Shella Saukia Debut di Garis Poetih Raya Collection 2026, Ressa Rossano Jadi Model

Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP). 

Rafi menjelaskan, kliennya mengalami kerugian moril akibat tersebarnya nomor kontak tersebut ke khalayak luas.

“Dalam kasus ini, Doktif memamerkan nomor telpon Ibu Shella di foto profil WhatsApp,” tutur Rafi saat menjelaskan poin pelanggaran tersebut.

Akibat aksi tersebut, Shella Saukia mengaku terganggu karena ponselnya mendadak dibanjiri pesan dan panggilan dari banyak orang asing. 

“Membuat klien kami di WhatsApp banyak orang,” ungkap sang pengacara mengenai dampak buruk yang diterima kliennya.

Dengan meningkatnya status laporan ini, pihak Shella Saukia berharap polisi segera melakukan serangkaian prosedur hukum lanjutan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI