Suara.com - Netflix kembali menghadirkan serial terbatas produksi Korea Selatan.
Serial berjudul If Wishes Could Kill akan tayang hanya di Netflix pada April mendatang.
Poster yang menampilkan seorang siswa perempuan berambut pendek dengan wajah tertutup ponsel meninggalkan kesan misterius.
Tagline "Got a wish worth dying for (Apakah sebuah keinginan layak diperjuangkan sampai mati)?" semakin menambah kesan tersebut.
Penasaran ceritanya soal apa? Ketahui dengan menyimak sinopsis If Wishes Could Kill dalam ulasan berikut ini.
1. Sinopsis If Wishes Could Kill
If Wishes Could Kill mengisahkan siswa-siswa SMA Seorin yang menghadapi kutukan aplikasi bernama Girigo.
Aplikasi tersebut dapat mengabulkan sebuah permintaan dengan hanya membuat video permohonan.
Delapan episode If Wishes Could Kill akan memperlihatkan perjuangan para siswa SMA Seorin menghindari kutukan aplikasi itu.
Salah satu karakter yang disorot adalah Yoo Se Ah, anggota tim atletik SMA Seorin.
Ia dikenal sebagai sosok yang suka membantu teman dalam keadaan mendesak sekali pun.
Yoo Se Ah berusaha mengungkap rahasia tersembunyi di balik kutukan aplikasi Girigo.
Selain Yoo Se Ah, If Wishes Could Kill juga menampilkan siswa bernama Im Na Ri yang populer karena kecantikannya.
Ada juga siswa bernama Kim Gun Woo yang diam-diam berpacaran dengan Yoo Se Ah.
Kepintaran siswa bernama Kang Ha Joon membuatnya dapat memahami sistem aplikasi Girigo, sementara Hyeong Wook dikenal nakal.
Siswa-siswa tersebut akan dibintangi aktor-aktor muda seperti Jeon So Young, Kang Mi Na, Baek Sun Ho, Hyeon Woo Seok, dan Lee Hyo Je.
2. Trailer If Wishes Could Kill
Trailer If Wishes Could Kill diawali dengan suasana kelas yang mencekam karena Hyeong Wook mengacungkan sebuah cutter.
Teman-teman sekelasnya tampak panik dan meminta Hyeong Wook meletakkan cutter yang diacungkannya.
Sebuah ponsel diperlihatkan, menunjukkan waktu berjalan mundur 2 menit 15 detik.
Wajah Hyeong Wook yang semula kosong mendadak berubah marah dan merah, menyerang salah satu teman perempuannya.
Teman-teman sekelasnya menjerit ketakutan melihat aksi brutal tersebut.
Selanjutnya diperdengarkan suara seorang perempuan yang mengarahkan untuk menuliskan nama dan tanggal lahir, serta harapan.
Setelah itu, pencet tombol dalam sebuah aplikasi di ponsel untuk mengirimkan data-data yang telah dituliskan.
Adegan berubah menjadi menegangkan, memperlihatkan wajah-wajah panik tanpa diketahui pasti yang sebenarnya terjadi.
Sesuai judulnya, If Wishes Could Kill, permohonan mereka dapat terkabul karena sebuah aplikasi, tetapi nyawa menjadi taruhannya.
Disutradarai Park Youn Seo yang sebelumnya mengarahkan serial Disney, Moving (2023), If Wishes Could Kill siap ditonton di Netflix pada 24 April 2026 mendatang.
Kontributor : Neressa Prahastiwi