- Wanita bernama Cahaya Mutiara resmi meminta maaf setelah video dirinya menertawakan outfit remaja bernama Fauzan viral dan menuai kecaman.
- Simpati publik mengalir kepada Fauzan karena terungkap bahwa ia sedang berduka setelah kehilangan anggota keluarga saat kejadian tersebut berlangsung.
- Cahaya mengakui kesalahannya merekam tanpa izin, namun membantah telah melontarkan kata-kata kasar "kampungan" seperti yang dituduhkan netizen.
Suara.com - Potongan video seorang wanita yang tampak terang-terangan menertawakan terhadap gaya berpakaian atau outfit tiga orang remaja pria di sebuah lokasi wisata, viral di media sosial.
Tak butuh waktu lama bagi netizen untuk mengidentifikasi sosok di balik video tersebut. Salah satu remaja yang menjadi sasaran tawa dalam video itu diketahui bernama Fauzan.
Namun, di balik tawa yang terekam dalam kamera tersebut, tersimpan sebuah fakta pilu yang membuat simpati publik justru berbalik sepenuhnya kepada para remaja tersebut.
Fauzan, remaja yang menjadi objek dalam konten tersebut, ternyata sedang berada dalam suasana hati yang kelam.
Berdasarkan penelusuran netizen dan informasi dari orang-orang terdekatnya, terungkap bahwa Fauzan baru saja kehilangan salah satu anggota keluarga tercintanya yang meninggal dunia.
Kehadirannya di tempat wisata tersebut diduga kuat sebagai upaya untuk sedikit menghibur diri di tengah rasa duka yang mendalam.
Alih-alih mendapatkan ketenangan, ia justru harus berhadapan dengan kamera ponsel yang merekamnya dari jarak dekat dengan nada meremehkan.
Hal inilah yang kemudian memicu kemarahan kolektif masyarakat pengguna media sosial di Indonesia.
Menanggapi tekanan publik yang begitu masif, sosok wanita yang berada di dalam video tersebut akhirnya memberanikan diri untuk muncul.
Wanita yang diketahui bernama Cahaya Mutiara ini memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosialnya untuk mengklarifikasi situasi yang terjadi.
Dalam pernyataan yang ditulis dengan nada penuh penyesalan, Cahaya Mutiara mengakui bahwa dirinya adalah orang yang ada di dalam video viral tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa video itu diambil oleh sepupunya yang memiliki akun @ulyhsb_.
Cahaya menyadari bahwa tindakan merekam orang lain tanpa izin, apalagi menjadikannya sebagai bahan tertawaan, adalah sebuah kesalahan fatal yang tidak seharusnya dilakukan oleh siapa pun.
Cahaya Mutiara secara khusus menyampaikan permohonan maafnya kepada Fauzan atas ketidaknyamanan dan luka perasaan yang mungkin ditimbulkan.
Ia mengakui bahwa perbuatan menertawakan orang lain di ruang publik adalah tindakan yang sangat merugikan dan tidak pantas untuk dipertontonkan.
Meskipun mengakui kesalahannya, Cahaya juga memberikan sebuah catatan penting dalam klarifikasinya.
Ia menggarisbawahi bahwa selama kejadian berlangsung, dirinya tidak pernah mengeluarkan kata-kata kasar atau ejekan tertentu seperti "kampungan" yang sempat dituduhkan oleh sebagian netizen.
Meski demikian, ia tidak mencari pembenaran atas perilaku non-verbalnya yang memang terlihat merendahkan dalam video tersebut.
Selain kepada Fauzan secara pribadi, Cahaya Mutiara juga melayangkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merasa geram dan dirugikan oleh konten tersebut.
Ia menyatakan bahwa pihak keluarganya telah berupaya melakukan langkah nyata dengan mencoba menghubungi Fauzan secara langsung untuk menyampaikan maaf secara kekeluargaan.
Cahaya berharap bahwa permohonan maaf ini dapat diterima dan dirinya berkomitmen untuk menjadikan peristiwa memilukan ini sebagai pelajaran hidup yang sangat berharga.
Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.