- Dewi Perssik membagikan THR kepada warga di Jember yang sempat menjadi sorotan publik karena nominal uangnya.
- Penyanyi tersebut merasa kesal karena wajah ibunya disebarkan oleh tetangga ke akun gosip di media sosial.
- Ia tetap konsisten membagikan 8.400 paket bantuan kepada warga di Kepatihan dan Sumbersari sebagai tradisi tahunan keluarga.
Suara.com - Pedangdut Dewi Perssik sempat menjadi sorotan karena membagikan THR di kampung halaman. Hal ini berkaitan dengan nominal uang, Rp15 ribu.
Terkait kehebohan tersebut, Dewi Perssik menanggapi santai. Baginya, ini menjadi resiko atas pekerjaan sebagai artis.
"Iya, iya, namanya artis, sudah konsekuensi aku," ucap Dewi Perssik ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 April 2026.
Namun, ada yang memang membuatnya geram. Bukan karena ia yang dicibir, melainkan sang ibu yang menjadi sasaran. Terlebih kehebohan ini terjadi di media sosial dengan wajah ibu Dewi Perssik yang terpampang.
"Aku kesel, soalnya ibu aku yang dipajang di akun gosip," tegas pelantun lagu "Mimpi Manis" tersebut dengan nada kecewa.
![Dewi Perssik ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 April 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/08/71183-dewi-perssik.jpg)
Setelah ditelusuri lebih lanjut, sosok yang diduga menjadi informan bagi akun gosip tersebut ternyata adalah orang yang tinggal di dekat lingkungannya.
"Dia bilang, katanya 'Itu video aku, bu, jadi dia yang ngasih ke akun gosip itu'," jelasnya menirukan pengakuan sang oknum.
Depe, begitu ia akrab disapa menceritakan oknum yang merupakan tetangganya itu langsung meminta maaf kepadanya sambil menangis.
"Selanjutnya intinya dia nangis-nangis, aku dah pusing liat orang nangis," kata pemilik Goyang Gergaji ini.
Di tengah kekesalannya menghadapi oknum media sosial, Dewi Perssik tetap konsisten menjalankan tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) untuk ribuan warga Jember.
"Sebelum aku lahir di dunia, sudah rutin, Mas," ungkapnya mengenai kegiatan sosial yang sudah menjadi tradisi turun-temurun keluarganya.
Tahun ini, ia membagikan sekitar 8.400 paket bantuan berupa beras dan uang tunai bagi warga di wilayah Kepatihan serta Sumbersari.
"Tahun ini Rp 15 ribu, tahun depan naik lagi 20 ribu, doain ya," tuturnya.