Suara.com - Fanny Fadillah baru-baru ini menceritakan pengalaman masa-masa sulitnya akibat himpitan ekonomi dan dicerai istri.
Pemeran Ucup di sitkom Bajaj Bajuri itu mengatakan bahwa mentalnya mulai terpuruk saat berpisah dengan sang istri pada 2021 lalu.
Himpitan ekonomi juga semakin membuat Fanny merasa beban hidupnya semakin berat hingga sempat terbesit pikiran untuk bisa mendapatkan uang dari jalan yang salah.
Bintang film Na Willa ini mengaku sempat tergiur menjadi penjual barang haram agar bisa mendapatkan uang dengan cara yang mudah dan cepat.
"Pernah hampir berpikiran untuk, ini jelek banget, pengin jual obat (narkoba)," kata Fanny dalam podcast Melaney Ricardo, Selasa, 7 April 2026.
Selama beberapa hari, Fanny mengaku memikirkan bagaimana bisa menjalankan niatnya menjual barang haram itu.
"Berapa hari kepala tuh (mikir), kan paling cepet, ya kan?" ujar bintang sinetron Lupus Milenia ini.
Untungnya, ia tersadar saat melihat salib yang ada di rumahnya. Seketika itu ia langsung bersujud dan menyadari niat buruknya.
"Tapi entah kenapa tahu-tahu di rumah kebetulan ada salib kan, terus tiba-tiba aja sujud, berdoa," imbuhnya.
Setelah itu, Fanny merasa pikirannya terbuka. Ia juga mengkhawatirkan kedua anaknya jika nanti melakukan jalan yang salah.
"Ya masih dibuka (pikirannya), jangan. Ingat, ada anak dua, kalau sampai kita melakukan hal itu bukan saya, (tapi) anak-anak," ucapnya.

"Pikiran-pikiran jelek tuh ya banyak banget. Apa gue harus begini aja, wah nih kayaknya yang begini gampang nih cepat dapat duitnya," katanya menyambung.
Fanny bersyukur Tuhan masih menunjukkan jalan hingga akhirnya ia tersadar dan mengurungkan niatnya.
"Tapi ya itu tadi, Tuhan masih buka isi hati saya dan pikiran saya, saya mau berdoa dan bertobat dikasih jalan," tuturnya.