Komentar Terbaik Netizen untuk Juri Blunder di Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Lucu Sekaligus Pedas

Yazir F

Selasa, 12 Mei 2026 | 08:47 WIB
Komentar Terbaik Netizen untuk Juri Blunder di Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Lucu Sekaligus Pedas
Ini dia komentar terbaik untuk juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR.
baca 10 detik
  • Juri memicu amuk netizen karena menyalahkan jawaban Regu C namun membenarkan jawaban Regu B yang secara substansi sama.
  • Dalih juri mengenai masalah "artikulasi" suara peserta dianggap tidak masuk akal dan justru menjadi bahan sindiran terkait kesehatan pendengaran juri.
  • Pembawa acara dinilai tidak netral dan memperkeruh suasana karena meminta peserta menerima ketidakadilan sebagai "perasaan saja".

Suara.com - Dunia pendidikan dan kompetisi akademik tanah air dikejutkan oleh sebuah potongan video viral yang memperlihatkan ketegangan dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Alih-alih menuai pujian karena semangat nasionalisme para pesertanya, ajang bergengsi ini justru banjir kritik tajam dari netizen.

Pemicunya adalah keputusan dewan juri yang dinilai tidak konsisten dan tidak adil dalam memberikan poin.

Publik menyoroti momen krusial yang melibatkan Regu C dari SMAN 1 Pontianak dan Regu B dari SMAN 1 Sambas.

Kejadian ini memicu gelombang komentar pedas yang dialamatkan kepada dewan juri hingga pembawa acara (MC) kegiatan tersebut.

Dalam video yang dilihat Selasa, 12 Mei 2026, terlihat Regu C memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan, yaitu mengenai mekanisme pemilihan anggota BPK. Namun, juri dengan tegas menyatakan jawaban tersebut salah.

Suasana menjadi canggung ketika Regu B memberikan jawaban yang secara substansi sama, namun juri justru memberikan nilai benar atau mengesahkannya.

Perdebatan sempat terjadi di arena lomba. Alasan yang dikeluarkan oleh salah satu juri pun memicu polemik lebih jauh.

Juri berdalih bahwa artikulasi atau kejelasan suara dari peserta Regu C kurang jelas, sehingga jawaban mereka dianggap tidak sesuai dengan kunci jawaban yang dipegang juri.

baca juga

Ketegangan tidak berhenti di meja juri. Sosok MC dalam acara tersebut juga tak luput dari sasaran kemarahan netizen. Bukannya menengahi dengan netral, sang MC justru memberikan pernyataan yang dianggap memperkeruh suasana.

Pertama, MC mencoba meyakinkan peserta dan penonton bahwa juri yang bertugas sangat berkompeten dan teliti.

Kedua, MC meminta regu yang memprotes untuk menerima keputusan dengan lapang dada, sembari menyebut bahwa isi protes tersebut mungkin "hanya perasaan saja".

Netizen Indonesia, yang dikenal sangat jeli melihat ketidakadilan, segera membanjiri kolom komentar unggahan video tersebut. Suara.com, mengumpulkan komentar jenaka dan kritis di akun Rumpi Gosip yang ikut membagikan potongan video tersebut.

Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. (Dok. Tim Media MPR RI)
Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. (Dok. Tim Media MPR RI)

Banyak netizen yang menyoroti alasan "artikulasi" yang dipakai juri untuk menyalahkan peserta.

"Artikulasi penting, tapi bersihin telinga juga penting," tulis salah satu netizen.

Senada dengan itu, netizen lain menyarankan perlunya pemeriksaan kesehatan bagi para pengambil keputusan di lomba tersebut.

"Pentingnya pilih juri yang nggak ada masalah THT," timpal akun lainnya, merujuk pada spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan.

Tak hanya juri, pembelaan MC yang menyebut juri "sangat teliti" pun menjadi bumerang. "Sangat berkompeten dan sangat teliti, pret," tulis netizen yang merasa kata-kata MC tersebut sangat kontradiktif dengan kenyataan.

Saking geramnya, beberapa netizen membawa analogi dari dunia olahraga untuk menggambarkan betapa kacaunya sistem penilaian tersebut.

"Cerdas cermat juga butuh VAR biar cermat," tulis seorang pengguna media sosial, merujuk pada teknologi Video Assistant Referee yang biasa digunakan di pertandingan sepak bola untuk memastikan keadilan.

Ada pula yang menyamakan keras kepalanya juri dengan profesi lain di jalanan. "Juri persis jukir alias juru parkir. Ngeyel," cetus netizen.

Bahkan, ada yang berkomentar singkat namun menohok, "Jurinya ngantuk."

Respons Terbaik: Cerdas Cermat yang Tidak Cermat

Dari ribuan komentar yang masuk, satu komentar penulis nilai sebagai respons paling cerdas sekaligus ironis yang merangkum seluruh kegaduhan ini.

"Cerdas cermat, sungguh jurinya tidak cermat," tulis seorang netizen.

Komentar ini jadi yang terbaik karena mampu menangkap esensi dari masalah yang terjadi.

Bagaimana mungkin sebuah kompetisi yang mengusung nama "Cerdas Cermat", yang secara harfiah menuntut ketelitian, kecermatan, dan ketajaman berpikir, justru dipimpin oleh juri yang dianggap tidak cermat dalam mendengarkan dan mengevaluasi jawaban peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar

Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 20:05 WIB

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:33 WIB

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×