Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Yazir F

Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:04 WIB
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
Miftah Maulana alias Gus Miftah masuk radar pemimpin masa depan PBNU (Instagram/@pengajiangusmiftah)
baca 10 detik
  • Gus Miftah, Gus Yusuf, dan KH Imam Jazuli mengikuti PMKNU sebagai sinyal regenerasi calon pemimpin masa depan PBNU.
  • Ketiga tokoh tersebut mewakili sinergi antara tradisi pesantren, pemikiran progresif, dan dakwah milenial di tubuh Nahdlatul Ulama.
  • Kegiatan ini bertujuan mencetak kader yang kuat secara ideologi Aswaja serta piawai dalam manajemen organisasi dan pergerakan masyarakat.

Suara.com - Gus Miftah masuk radar pemimpin masa depan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sinyal ini terlihat saat ia mengikuti kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang digelar di Ballroom Hotel Aston Cirebon, Jawa Barat, pada 13-17 Mei 2026.

Bukan cuma Gus Miftah, hadir pula tokoh muda NU lainnya seperti KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, dan KH Imam Jazuli.

Dalam video yang dibagikan di Instagram ketiganya, mereka duduk berdampingan dalam satu meja. Kekompakan mereka dianggap sinyal kuat regenerasi nakhoda PBNU di masa depan.

Ketiganya tampil kompak mengenakan kemeja putih formal dipadu dengan peci hitam khas aktivis Nahdliyin. Suasana hangat namun tetap serius menyelimuti interaksi mereka, terutama saat berada di bawah bimbingan instruktur senior PBNU, KH Masyhuri Malik.

Kehadiran tiga tokoh ini dianggap mewakili berbagai kekuatan di tubuh NU.

Gus Yusuf dikenal dekat dengan tradisi pesantren dan budaya Nusantara. KH Imam Jazuli membawa pandangan pendidikan modern, pemikiran progresif, dan strategi intelektual. Sementara Gus Miftah dikenal sebagai dai milenial yang mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari masyarakat kecil hingga kaum urban.

Gus Miftah, dalam keterangan persnya, Kamis, 14 Mei 2026, menjelaskan secara mendalam mengenai urgensi kegiatan ini.

"Ini merupakan program kaderisasi atau pelatihan kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama untuk mencetak kader NU yang punya wawasan ke-NU-an, kuat secara ideologi Aswaja, mampu memimpin organisasi, memahami kebangsaan, dan siap menjadi penggerak masyarakat," ujar Gus Miftah.

PMKNU, lanjut Gus Miftah, sering kali menjadi tempat lahirnya aktivis NU, politisi, dai, hingga calon pemimpin nasional.

baca juga
Gus Miftah, Gus Yusuf, dan KH Imam Jazuli mengikuti PMKNU.
Gus Miftah, Gus Yusuf, dan KH Imam Jazuli mengikuti PMKNU.

"Dalam banyak forum, PMKNU sering menjadi tempat lahirnya aktivis NU, politisi, dai, penggerak sosial, hingga calon pemimpin daerah atau nasional dari kultur pesantren dan NU," ujar Gus Miftah.

Kehadiran Gus Yusuf, Gus Miftah, dan KH Imam Jazuli di Cirebon dianggap memberi pesan bahwa PBNU tengah menyiapkan generasi pemimpin baru yang bukan hanya kuat secara spiritual, tetapi juga piawai dalam organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Lilur Harapkan Gus Kikin Menjadi Pemutus Mata Rantai Konflik

Gus Lilur Harapkan Gus Kikin Menjadi Pemutus Mata Rantai Konflik

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:15 WIB

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:21 WIB

Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim

Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:16 WIB

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:16 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:56 WIB

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:31 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:57 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×