- Fadi Alaydrus merasa gugup memerankan karakter Samuel dalam serial adaptasi novel Wattpad populer yang dirilis sejak 12 Juni 2026.
- Tim produksi berupaya menjaga esensi cerita asli meskipun terdapat penyesuaian alur agar lebih relevan dengan kondisi dunia nyata.
- Serial produksi WeTV dan MD Entertainment ini mendapatkan respons positif dari penonton meski para pemeran menghadapi tantangan karakter.
Suara.com - Fadi Alaydrus rupanya belum bisa bernapas lega meski serial Samuel yang dibintanginya akhirnya tayang dan mendapat respons positif dari penonton.
Memerankan Samuel Erlangga, Fadi mengaku masih menyimpan rasa gugup karena besarnya ekspektasi pembaca novel Wattpad yang menjadi sumber cerita serial tersebut.
Saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/6/2026), Fadi mengaku belum berani menonton episode kedua Samuel.
Ia memilih menunggu waktu yang tepat untuk menyaksikannya bersama teman-teman dan keluarganya.
"Masih ada deg-degan sih kalau aku ya. Karena episode dua aku belum berani nonton, aku nunggu teman buat nonton bareng," kata Fadi Alaydrus.
Perasaan itu bukan tanpa alasan. Sejak diumumkan sebagai pemeran utama, Fadi sadar karakter Samuel Erlangga sudah lebih dulu hidup di benak jutaan pembaca novel karya Ita Krn.
"Karena juga dari zaman pengumuman di acara WeTV juga memang sudah banyak ekspektasi-ekspektasi penonton. Dan adikku kebetulan baca novelnya juga," ujarpnya.
Menurut Fadi, proses adaptasi dari novel ke layar memang tidak dibuat sepenuhnya sama.
Namun, tim produksi berusaha menjaga esensi cerita agar tetap terasa dekat bagi para pembaca lama.
"So far selama aku reading dan aku baca Wattpad-nya itu enggak semuanya sama, tapi kita tarik garis benang yang lurus itu sama semua," imbuh Fadi.
"Jadi mungkin ada perubahan-perubahan yang bisa lebih relate ke dunia nyata gitu yang kita tumpahkan ke layar," kata Fadi menyambung.
Sebelumnya, Fadi juga mengakui bahwa memerankan Samuel menjadi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya sejauh ini.
"Samuel ini jujur menjadi peran yang paling menantang ya, apalagi dengan judulnya sendiri berjudul Samuel. Jadi memegang beban yang lumayan berat dari pembaca-pembaca juga punya ekspektasi-ekspektasi," tuturnya.
Meski masih diliputi rasa cemas, sambutan penonton sejauh ini terbilang menggembirakan.
Fadi melihat percakapan tentang serial tersebut mulai ramai di media sosial sejak episode perdana dirilis.
Hal serupa dirasakan Emyr Razan yang memerankan Rascal, rival Samuel dalam cerita.
Menurut Emyr, mayoritas komentar yang ia baca sejauh ini bernada positif.
"Yang aku lihat di sosmed, semuanya responsnya lumayan positif sih kayak sesuai ekspektasi lah. Terus juga pada senang dengan karakternya masing-masing," ucap Emyr.
Di sisi lain, Emyr menghadapi tantangan berbeda. Karakter Rascal yang antagonis membuatnya harus mencari cara agar tetap bisa diterima penonton.
"Menurut aku karena karakter Rascal ini antagonis, jadi yang lumayan menantang itu adalah gimana caranya karakter antagonis ini bisa disenangi sama banyak orang," tuturnya.
Meski sudah terbiasa memainkan karakter antagonis, Emyr berharap Rascal tidak hanya dibenci, tetapi juga dipahami oleh penonton lewat latar belakang ceritanya.
"Aku sekarang mau berpikir untuk gimana caranya jadi antagonis yang disenangi banyak orang. Antagonis tapi dicintai," katanya.
Sementara itu, Cut Tari yang berperan sebagai Kiara, ibu Samuel, justru menjadi salah satu orang yang paling yakin dengan pilihan pemeran utama serial ini.
Menurutnya, sosok Samuel Erlangga sudah tergambar jelas dalam diri Fadi sejak awal.
"Aku ngerasa dari segi karakter dan juga menurut aku fisik itu semua ada di Fadi. Dan bahkan aku sempat mikir kalau bukan Samuel, bukan Fadi, siapa ya yang cocok? Aku enggak nemu," ujar Cut Tari.
Bagi Cut Tari, karakter Kiara juga membawa pesan yang dekat dengan kehidupan banyak orang tua. Ia ingin menunjukkan pentingnya peran ibu sebagai tempat pulang yang aman bagi anak-anak remaja.
"Kita itu memang harus menjadi tempat pulang yang nyaman untuk para remaja. Ketika anak pulang, dia punya rasa percaya dan rasa nyaman sama orang tuanya," tutur perempuan 48 tahun tersebut.
Di luar cerita yang emosional, suasana syuting Samuel ternyata berlangsung hangat.
Cut Tari mengaku tak kesulitan membangun kedekatan dengan para pemain muda yang sebagian besar berasal dari generasi berbeda dengannya.
"Ternyata enggak susah. Mereka benar-benar disiplin dan punya energi positif. Enggak ada yang nyebelin atau negatif. Itu bikin suasana kerja nyaman banget," katanya.
Fadi pun mengungkapkan chemistry dengan Cut Tari mulai terbangun selama proses syuting berlangsung.
Salah satu momen yang masih diingat keduanya adalah ketika Fadi membagikan cokelat kepada para pemain saat masa reading.
Menurut Fadi, cara sederhana itu menjadi salah satu usahanya mencairkan suasana dan membangun kedekatan dengan para pemain lain sebelum syuting dimulai.
Sebagai informasi, Samuel merupakan serial original WeTV Indonesia dan MD Entertainment yang diadaptasi dari novel Wattpad populer karya Ita Krn dengan lebih dari 21,7 juta kali pembacaan.
Disutradarai Asep Kusdinar dan diproduseri Febriamy Hutapea bersama tim MD Entertainment, serial ini mulai tayang pada Jumat, 12 Juni 2026.
Ceritanya mengikuti Samuel Erlangga (Fadi Alaydrus), remaja populer sekaligus pemimpin geng motor yang hidupnya berubah setelah kehadiran Azura (Saskia Chadwick), gadis yang masuk ke dalam keluarganya akibat sebuah tragedi dan wasiat masa lalu.
Selain Fadi, Saskia Chadwick, Cut Tari, dan Emyr Razan, serial ini juga dibintangi Endy Arfian, Rafly Altama, Andy William, Yusuf Kartiko, Azela Putri, Dimas Putra, dan Indra Brasco.