Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok

Galih Prasetyo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:35 WIB
Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok
Arya Wedakarna (sebelh kiri) saat menjadi anggota boyband FBI [IG happymemories85]
baca 10 detik
  • Mediasi kasus penjahit Bali dan Hilda memanas akibat tekanan dari Anggota DPD RI Arya Wedakarna.
  • Arya Wedakarna mempertanyakan tuntutan penutupan warung penjahit serta mengingatkan potensi laporan UU ITE bagi Hilda.
  • Sebelum menjadi anggota DPD, Arya Wedakarna memiliki rekam jejak karier di dunia hiburan Indonesia.

Suara.com - Kasus penjahit di Bali yang sebelumnya dicap rasis oleh perempuan asal Lombok, Hilda, kembali panas.

Proses mediasi yang semestinya menjadi ruang penyelesaian justru diwarnai perdebatan setelah Anggota DPD RI Arya Wedakarna terlihat menekan Hilda.

Dalam video yang beredar, Arya mempertanyakan keinginan Hilda setelah persoalan antara kedua pihak disebut telah dimediasi.

Arya bahkan menyinggung konsekuensi apabila usaha penjahit tersebut sampai ditutup.

Pada video viral itu, Arya menanyakan kepada Hilda apakah dirinya menginginkan warung milik pasangan penjahit itu ditutup.

Ia kemudian mengingatkan bahwa pasangan tersebut memiliki anak yang masih bersekolah.

“Baju kamu sudah semua dikerjakan, salahnya beliau apa lagi. Emang ibunya salah, sekarang maunya gimana? Maunya (warungnya) ditutup?” ujar Arya kepada Hilda.

Arya kemudian menyinggung pekerjaan pasangan tersebut sebagai penjahit dan mempertanyakan siapa yang akan menanggung kebutuhan keluarganya jika usaha mereka ditutup.

“Bapak ibu ini suami istri sama-sama penjahit lho, punya anak masih sekolah. Kalau kamu emosi, warungnya ditutup misalkan, mau kamu kasih makan? Mau tanggung jawab gak? Ayo dong ngomong depan kami,” lanjutnya.

baca juga

Tak berhenti di situ, Arya juga menyampaikan bahwa pihak keluarga penjahit memiliki hak untuk melaporkan Hilda terkait penyebaran video.

“Kalau pihak keluarga mau melaporkan UU ITE boleh, walaupun hari ini udah damai, tapi pihak keluarga berhak ngelaporin kamu, karena kamu nyebarin video orang,” tutur Arya.

Pernyataan dari Arya ini pun menuai pro kontra di platform sosial media.

Sebelum jadi anggota DPD, Arya diketaui memiliki kiprah di dunia entertaiment.

Karier Arya di dunia hiburan bermula ketika ia masih berusia muda.

Penampilannya membawanya masuk ke dunia modeling dan menjadi salah satu wajah yang menghiasi majalah Aneka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tour de Les dan Perjuangan Bli Nyoman Mengubah Sepinya Bali Utara

Tour de Les dan Perjuangan Bli Nyoman Mengubah Sepinya Bali Utara

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan

Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

×