- Wanda Ponika resmi membuka butik baru berkonsep quiet luxury di Plaza Indonesia setelah berkarya selama tiga dekade.
- Wanda House of Jewels secara konsisten menggunakan berlian D Color berkualitas tinggi yang dirancang untuk gaya hidup sehari-hari.
- Melalui yayasan sosial, Wanda berkontribusi membangun sekolah dan memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat luas.
Suara.com - Di balik gemerlap etalase kaca di Plaza Indonesia, sebuah babak baru baru saja dimulai.
Wanda Ponika, sosok di balik label perhiasan prestisius Wanda House of Jewels, resmi membuka butik terbarunya.
Namun, ini bukan sekadar peresmian toko; ini adalah perayaan atas perjalanan tiga dekade seorang perempuan yang mengubah sketsa mimpi menjadi imperium berlian.
Mengusung konsep quiet luxury, butik ini terasa berbeda. Tidak ada kesan intimidatif yang biasanya melekat pada toko perhiasan mewah.
Sebaliknya, suasana hangat dan modern menyambut setiap pengunjung, mengajak mereka untuk jatuh cinta pada detail setiap karat tanpa merasa sungkan.
Dari Kompetisi Asia Menuju Panggung Dunia
Kisah Wanda tidak dimulai dari kemudahan. Semua berawal saat ia masih berusia 19 tahun.
Kala itu, keberaniannya mengikuti kompetisi desain perhiasan tingkat Asia membuahkan hasil manis: ia keluar sebagai pemenang.
Kemenangan itulah yang menjadi batu pijakan pertamanya di industri perhiasan profesional.
Kini, setelah lebih dari 30 tahun berkarya, Wanda tetap menjadi "nakhoda" kreatif bagi brand-nya sendiri.
Ia bukan sekadar pemilik bisnis; ia adalah seniman yang masih turun tangan langsung dalam setiap proses kreatif.
![Sejumlah artis dan tokoh ternama seperti Anggun C Sasmi, Rossa, Dewi Soekarno, Dave Hendrik, Connie Rahakundini Bakrie dan lainnya ikut menghadiri pembukaan gerai terbaru Wanda House of Jewels di Plasa Indonesia, Jakarta. [dokumentasi pribadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/13/38718-anggun-c-sasmi-wanda-ponika-wanda-house-of-jewels.jpg)
Tak heran jika karya-karyanya menjadi langganan para diva dan pesohor tanah air, mulai dari Rossa, Marcello Tahitoe, hingga pasangan Rizky Febian dan Mahalini.
Bahkan, diva internasional Anggun C Sasmi kini resmi didapuk sebagai House Ambassador. Bagi Anggun, keputusannya bergabung bukan tanpa alasan.
"Wanda benar-benar seorang seniman. Segala sesuatu ada atensinya. Mereka hanya menggunakan berlian D Color, kasta tertinggi dalam warna berlian. Selain itu, kualitas desainer lokal kita tidak kalah dengan luar negeri. Sudah saatnya seniman Indonesia mendunia," ujar Anggun.
Spesialis "D Color" dan Berlian untuk Keseharian
Identitas terkuat Wanda House of Jewels terletak pada konsistensinya menggunakan berlian D Color, kategori warna berlian paling putih dan jernih. Namun, bagi Wanda, kemewahan berlian tidak boleh kaku.
Ia mendobrak stigma bahwa berlian hanya untuk pesta megah. Melalui garis desain yang clean, sleek, dan klasik, Wanda ingin berlian menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari perempuan modern.
Baginya, berlian adalah sahabat yang menemani kepercayaan diri perempuan, baik saat bekerja maupun bersantai.
Filosofi "Give Back": Berlian yang Memberi Harapan
Di balik sisi glamor dunia perhiasan, Wanda Ponika menyimpan kepedulian sosial yang mendalam.
Ia memegang teguh prinsip give back, bahwa kesuksesan bisnis harus berbanding lurus dengan manfaat bagi sesama.
"Bagi saya, apa yang dibelanjakan pelanggan juga ikut membuka kesempatan bagi kami untuk memberikan kembali kepada masyarakat," ucap Wanda hangat.
Melalui posisinya sebagai salah satu Board of Directors di Happy Hearts Indonesia, Wanda telah berkontribusi membangun belasan sekolah dari total 400 lebih sekolah yang didirikan yayasan tersebut, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tak hanya pendidikan, ia juga menaruh perhatian besar pada isu kesehatan perempuan.
Ribuan pemeriksaan mammografi gratis telah ia fasilitasi untuk mendukung deteksi dini kanker payudara, selain dukungan rutin bagi anak-anak pejuang kanker.
Sosok Lugas di Balik Media Sosial
Selain dikenal sebagai desainer, publik mengenal Wanda melalui media sosial sebagai sosok yang vokal dan apa adanya. Ia kerap berbagi tips styling dan fashion tanpa harus terjebak arus tren.
Menariknya, pengikutnya di media sosial juga disuguhi sisi personal Wanda yang humoris namun lugas.
Tulisan-tulisannya yang terkadang "nyelekit" namun jujur mengenai observasi kehidupan sehari-hari menjadi daya tarik tersendiri yang membuatnya terasa dekat dengan audiens.
Kini, butik di Plaza Indonesia berdiri sebagai monumen perjalanan panjangnya.
Dari seorang gadis remaja yang menang kompetisi desain, menjadi pengusaha yang tak hanya menjual keindahan, tetapi juga harapan melalui aksi sosialnya.
Bagi Wanda Ponika, kilau sejati bukan hanya berasal dari berlian D Color miliknya, melainkan dari dampak yang ia berikan bagi orang lain.