Hidupkan Kembali Kesadaran Nasional, Otobiografi Ahmad Subardjo Terbit Lagi untuk Generasi Muda

Ferry Noviandi

Rabu, 02 September 2026 | 20:49 WIB
Hidupkan Kembali Kesadaran Nasional, Otobiografi Ahmad Subardjo Terbit Lagi untuk Generasi Muda
Otobiografi Ahmad Subardjo berjudul Kesadaran Nasional kembali diterbitkan. [dokumentaasi pribadi]
baca 10 detik
  • Yayasan Ahmad Subardjo meluncurkan ulang buku Kesadaran Nasional di Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
  • Peluncuran edisi kedua buku tersebut bertujuan mengenalkan fondasi diplomasi dan sejarah proklamasi kepada generasi Z dan milenial.
  • Karya otobiografi ini merangkum perjalanan hidup Ahmad Subardjo sejak masa pergerakan mahasiswa hingga menjadi Menteri Luar Negeri pertama RI.

Suara.com - Sejarah bukan sekadar deretan angka dan nama di buku pelajaran. Ia adalah napas perjuangan yang harus terus relevan dengan zaman.

Semangat inilah yang melandasi peluncuran kembali otobiografi legendaris karya Ahmad Subardjo, bertajuk Kesadaran Nasional, dalam edisi kedua yang lebih segar dan mudah dipahami.

Setelah sempat sulit dicari sejak cetakan pertamanya pada 1978, Yayasan Ahmad Subardjo resmi merilis ulang buku ini di tempat yang sangat ikonik: Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Saksi Kunci di Balik Layar Proklamasi

Pemilihan lokasi peluncuran bukan tanpa alasan. Di gedung yang dulunya kediaman Laksamana Maeda inilah, Ahmad Subardjo memainkan peran krusial sebagai "jembatan" yang menyatukan perbedaan tajam antara golongan muda dan golongan tua sesaat sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945.

"Bapak Ahmad Subardjo berada di museum ini saat merumuskan naskah proklamasi. Ini adalah peninggalan sejarah yang tak terlupakan," ujar Desse Yussubrasta, Kepala Badan Pelestarian Kebudayaan DKI Jakarta.

Diplomasi: DNA Bangsa yang Belum Usai

Buku ini tidak hanya bercerita tentang hiruk-pikuk kemerdekaan, tetapi juga meletakkan dasar diplomasi Indonesia.

R. Heru Hartanto Subolo dari Kementerian Luar Negeri menyebut Ahmad Subardjo sebagai sosok yang menanamkan "DNA Diplomasi" bagi Republik ini.

baca juga

Senada dengan itu, mantan Menteri Luar Negeri RI, Dr. Hassan Wirajuda, menegaskan bahwa perjuangan Subardjo harus diteruskan.

"Diplomasi belum selesai," ucapnya. Menurutnya, tantangan geopolitik masa kini adalah kelanjutan dari fondasi yang dibangun oleh generasi perintis seperti Subardjo.

Mengajak Anak Muda "Berpikir Cerdas"

Salah satu misi utama penerbitan ulang ini adalah menjangkau generasi Z dan milenial.

Sejarawan Asep Kambali menekankan bahwa sejarah harus menjadi "konsumsi" anak muda dengan kemasan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Bagi kurator Amanda Katili Niode, membaca kisah hidup Subardjo adalah latihan untuk berpikir cerdas.

"Sejarah bukan sekadar diingat, tapi menjadi alat untuk memahami sebab-akibat dan berani mengambil keputusan di tengah ketidakpastian," tuturnya.

Amanah untuk Masa Depan

Bagi keluarga besar, buku ini adalah sebuah amanah. Hutomo Said, cucu Ahmad Subardjo sekaligus Ketua Yayasan Ahmad Subardjo, berharap karya ini menjadi kompas bagi anak muda agar tidak kehilangan identitas.

"Generasi muda jangan sampai lepas dari sejarah. Dari sini kita punya pijakan untuk memahami siapa kita dan ke mana bangsa ini akan melangkah," pesan Hutomo.

Tentang Buku

Kesadaran Nasional merangkum perjalanan hidup Ahmad Subardjo, mulai dari masa sekolah, pergerakan mahasiswa di Eropa, keterlibatan di Perhimpunan Indonesia, hingga perannya sebagai Menteri Luar Negeri pertama RI.

Edisi kedua ini hadir dengan penyajian yang lebih modern tanpa mengubah esensi kesaksian asli sang tokoh bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Mistresss Revenge: Perselingkuhan, Obsesi, dan Balas Dendam

The Mistresss Revenge: Perselingkuhan, Obsesi, dan Balas Dendam

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 19:15 WIB

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Masquerade Hotel: Ketika Setiap Tamu Bisa Menjadi Tersangka

Ulasan Masquerade Hotel: Ketika Setiap Tamu Bisa Menjadi Tersangka

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:20 WIB

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: MemahamiLuka Masa Kecil yang Tersembunyi

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: MemahamiLuka Masa Kecil yang Tersembunyi

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 17:00 WIB

Belajar Memahami Manusia Lewat Buku The Art of Dealing with People

Belajar Memahami Manusia Lewat Buku The Art of Dealing with People

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×