Suara.com - SNADA Indonesia, pertunjukan musik yang menghadirkan musisi-musisi Indonesia melalui karya-karya yang telah dekat dengan masyarakat lintas generasi hadir untuk kedua kedua kalinya. Tahun ini bertema “Suara dan Nada dari Indonesia Timur” dan semangat “Berharmoni Bersama” yang siap digelar di Istora Senayan pada 10 Oktober 2026.
Anggun, salah satu penyanyi legendaris Tanah Air akan mengisi panggung SNADA Indonesia 2026 bersama para musisi lainnya.
Dalam wawancara khusus dengan Suara.com, musisi kelahiran Jakarta, Indonesia ini menjanjikan lagu-lagu yang akan ia bawakan lebih “tebal” atau semakin berisi. Pasalnya, bakal diiringi alunan musik orkestra dari Rumah Orkestra Jogja. Yaitu sebuah komunitas orkestra anak muda Indonesia.

"Pokoknya akan terkesan lebih tebal, lebih bulat, lebih ada gregetnya," jelas Anggun di Four Seasons Hotel Jakarta.
Ia menambahkan bahwa menyanyi bersama orkestra adalah sebuah hal yang jarang baginya.
"Buat banyak penyanyi, kalau ada kesempatan main dengan orkestra, kita pasti senang. Kesannya kita dinaikkan kelas, lebih "ningrat" begitu, jadi nunggu banget saat-saat seperti ini," ungkap Anggun antusias.
Dan meskipun tampil bersama orkestra, ia menyatakan bahwa sisi elektrik seperti gitar, serta dentuman drum tetap dihadirkan.
"Hanya dipadukan, sehingga seperti 'blasteran'. Susah dijelaskan, karena belum latihan," ungkap penyanyi, pencipta lagu, pemain film, sekaligus juri acara pencarian bakat itu sembari tersenyum.
Namun, sebagai penyanyi profesional kelas dunia, Anggun menambahkan akan segera berlatih untuk persiapan konser SNADA Indonesia di akhir pekan nanti.
"Kita sudah tek-tokan dengan Mas Konduktor, aku sudah dengar aransemennya seperti apa, dan sudah diskusi panjang lebar," tukasnya.
Diminta spill tentang lagu-lagu yang akan dibawakan, penyanyi yang pernah berkolaborasi dengan musisi dunia seperti Julio Iglesias, Peter Gabriel, serta David Foster ini memberikan "contekan".

"Aku menyanyikan lagu-laguku. Cuma aransemennya akan dirombak, diberi sesuatu, diberi ini itu, karena dimainkan bersama orkestra. Jadi pokoknya nanti akan bikin pangling, kesannya megah," janji Anggun.
Hal ini selaras penjelasan SNADA Indonesia dalam konferensi pers beberapa saat lalu, bahwa konser "Suara dan Nada dari Indonesia Timur" juga diperkaya dengan kolaborasi tim RORO, grup seni pertunjukan dan tari kontemporer asal Indonesia yang didirikan Ronald Soe.
"Lagu yang dibawakan pokoknya lumayan banyak, tapi nanti di panggung nggak sendirian, harus bagi-bagi waktu bersama teman-teman musisi, karena bukan konser tunggal, ya. Dan mayoritas lagu-lagu yang sudah kalian kenal," lanjut seniman yang bermukim di Prancis itu.

Sebagai catatan, SNADA Indonesia 2026 menampilkan kolaborasi musisi ternama seperti Anggun, DEWA19, Andmesh, Fresly Nikijuluw, Jacson Zeran, serta Toton Caribo & Moluccan Soul. Dan acara ini berkomitmen memberikan dampak positif nyata melalui inisiatif sosial bagi anak-anak dan sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), yaitu wilayah-wilayah di Indonesia yang menghadapi keterbatasan aksesibilitas, infrastruktur, ekonomi, dan layanan dasar dibandingkan daerah lain. Fokus kegiatan tahun ini adalah kawasan Elar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berbincang tentang salah satu tujuan utama dari konser SNADA Indonesia adalah untuk memberikan dampak sosial nyata melalui inisiatif amal dan sosial, Anggun memberikan apresiasinya.

"Jadi terakhir aku konser tunggal di Jakarta itu pada 2024, sebelumnya 2019. Semua hasilnya diberikan untuk amal atau charity. Saat itu sekitar Rp3 miliar, untuk membangun sekolah-sekolah darurat di Palu dan daerah-daerah yang pada saat itu terdampak gempa. Sehingga buatku ini bukan pertama kalinya konser untuk charity. Inisiatif (SNADA Indonesia) ini bikin senang. Karena kita, dengan cara kami sebagai musisi, sebagai pemusik dan artis, bisa membantu," jelas pelantun lagu-lagu hits seperti "Mimpi", "Snow on The Sahara", "Chrysalis", "Yang 'Ku Tunggu", dan "La Rose de Vents".
"Bahwa mereka (yang terdampak bencana pun berada di wilayah 3T) nggak sendiri. Mereka ada di dalam pikiran kita, jadi mudah-mudahan mereka diberi kekuatan sampai bantuan datang," pungkasnya. ***