- Rekomendasi film tragic romance mengajarkan arti penting mengikhlaskan perpisahan.
- Menonton film tragic romance membantu pendewasaan diri saat menghadapi kesedihan.
- Pilihan film tragic romance menyajikan kisah cinta emosional yang mendalam.
Suara.com - Salah satu pelajaran terberat dalam hidup adalah belajar mengikhlaskan seseorang yang sangat kita cintai. Anehnya, pelajaran mahal ini sering kali justru kita dapatkan dari menonton film tragic romance.
Saat melihat main character di layar berjuang melawan takdir hingga akhirnya harus berpisah, kita seolah diajak berefleksi tentang arti “dewasa” yang sebenarnya.
Film dengan sad ending bukan sekadar bikin mewek, tapi juga ngasih kita sudut pandang baru tentang pentingnya melepaskan dan mencari closure.
Kalau kamu lagi di fase belajar mengikhlaskan atau sekadar butuh pengingat tentang arti merelakan, deretan film tragic romance ini wajib banget masuk ke daftar tontonanmu.
Rekomendasi Film Tragic Romance
Dirangkum Suara.com, berikut ini rekomendasi film yang mengusung tema tragic romance.
Us and Them (2018)

Film asal Tiongkok ini menggambarkan dinamika hubungan Jian-qing dan Xiao-xiao yang merintis kehidupan dari nol di kota Beijing.
Seiring berjalannya waktu, kedewasaan dan realita membuat mereka sadar bahwa menyayangi tidak selalu harus saling memiliki jika arah tujuan hidup sudah tak lagi sama.
Us and Them memberi pelajaran berharga bahwa konsep "orang yang tepat di waktu yang salah" itu memang benar-benar ada.
La La Land (2016)

Mia dan Sebastian saling mendukung di titik terendah karier masing-masing. Namun saat impian besar mereka mulai terwujud, jalan hidup justru membawa keduanya ke arah yang berlawanan.
Ending-nya terasa sangat manis sekaligus menyesakkan. Terkadang bentuk cinta tertinggi adalah merelakan seseorang pergi demi melihatnya meraih mimpi.
Man in Love (2021)

Mengisahkan seorang penagih utang yang jatuh cinta pada perempuan yang sedang tertimpa kemalangan.
Ketika penyakit dan kenyataan pahit menghalanginya untuk terus mendampingi, ia belajar mengalah pada keadaan.
Film ini mengajarkan kita tentang mengikhlaskan demi memastikan orang yang kita cintai memiliki masa depan yang lebih baik, meskipun tanpa kehadiran kita di sisinya.
Five Feet Apart (2019)

Stella dan Will saling jatuh cinta, namun kondisi penyakit paru-paru (cystic fibrosis) membuat mereka tidak boleh berdekatan lebih dari lima langkah demi keselamatan nyawa masing-masing.
Film ini menampilkan tingkat kedewasaan yang luar biasa, antara bagaimana cara mencintai dan belajar melepaskan demi menjaga keselamatan orang yang paling kita sayangi.
The Fault in Our Stars (2014)

Hazel dan Augustus membuktikan bahwa kedalaman sebuah hubungan tidak ditentukan oleh seberapa lama durasi mereka bersama.
Di tengah keterbatasan fisik dan ancaman penyakit yang mengintai, mereka belajar menerima kenyataan bahwa hidup dan takdir tidak selalu adil.
Lewat kisah ini, kita diajak mengikhlaskan takdir tanpa harus menyesali momen indah yang pernah tercipta.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013)

Diadaptasi langsung dari novel karya tokoh besar Indonesia, Buya Hamka.
Film ini menyoroti kisah cinta Zainal dan Hayati yang berakhir tragis, dan juga sebagai kritik sosial yang masih terjadi di masyarakat hingga saat ini.
Perjalanan hidup Zainuddin dari titik kehancuran hingga mampu bangkit menjadi sosok yang matang menunjukkan bahwa luka akibat cinta yang terhempas bisa diubah menjadi pendewasaan diri dan karya yang bermakna.
Midnight Sun (2018)
![Midnight Sun. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/04/07/87563-midnight-sun-twitter.jpg)
Katie mengidap penyakit langka yang membuatnya sama sekali tidak boleh terkena sinar matahari.
Pertemuannya dengan Charlie membukakan dunia baru yang penuh warna.
Film ini mengajarkan kita cara mengikhlaskan kepergian seseorang bukan dengan terus meratapi nasib, melainkan dengan merayakan setiap kenangan manis yang telah ditinggalkan.
Habibie & Ainun (2012)
![Poster film Habibie & Ainun [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/12/61247-poster-film-habibie-ainun.jpg)
Perjalanan cinta Pak Habibie dan Ibu Ainun adalah gambaran nyata dari janji setia sampai maut memisahkan.
Momen ketika Pak Habibie harus melepas kepergian Ainun menyajikan kepedihan yang amat dalam, namun sekaligus membuktikan bahwa perasaan yang tulus akan membuat ingatan dan cinta itu tetap hidup selamanya.
Titanic (1997)

Tragedi tenggelamnya kapal Titanic yang memisahkan Jack dan Rose menjadi salah satu kisah paling legendaris.
Kedewasaan Rose terlihat dari caranya menghormati pengorbanan Jack.
Ia memilih untuk belajar melepaskan, bertahan hidup, dan menjalani masa depannya dengan penuh keberanian sesuai dengan janji yang pernah mereka sepakati.
Pada akhirnya, belajar melepaskan memang tidak pernah menjadi hal yang mudah.
Film-film di atas hadir bukan sekadar untuk memancing air mata, melainkan untuk mengingatkan kita bahwa perpisahan adalah bagian alami dari proses pendewasaan diri.
Dari kesembilan film di atas, mana yang paling membekas dan berhasil mengajarkanmu arti mengikhlaskan?
Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah