Pasar Perekat Warga Perbatasan

Bernard Chaniago

Selasa, 02 Februari 2016 | 11:14 WIB
  • Pasar Mahuitas merupakan salah satu pasar tradisional di perbatasan yang telah direnovasi oleh pemerintah.
    Pasar Mahuitas merupakan salah satu pasar tradisional di perbatasan yang telah direnovasi oleh pemerintah.
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
    Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Mahuitas merupakan salah satu pasar tradisional di perbatasan yang telah direnovasi oleh pemerintah.
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan
  • Pasar Perekat Warga Perbatasan

Suara.com - Carlos dan anak lelakinya Martino terlihat serius memilih tas yang dipajang di salah satu lapak di Pasar Mahuitas, Lamaknen, Nusa Tenggara Timur. Carlos merupakan warga Timor Leste yang sengaja datang ke Indonesia untuk berbelanja perlengkapan sekolah anaknya. Tiap hari Senin, pasar yang letaknya di perbatasan itu ramai dikunjungi pembeli baik dari penduduk sekitar dan warga Timor Leste. "Barang di sini lebih murah daripada di tempat saya dan lebih dekat dari rumah saya," ujar Carlos.

Selain Carlos, puluhan warga Distrik Memo dan Maliana, Timor Leste banyak yang datang ke pasar itu. Tidak hanya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, mereka juga menyempatkan menjenguk saudara mereka yang tinggal di Indonesia. Terkadang mereka menginap karena jarak yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka di Timor Leste. Untuk mencapai lokasi pasar Mahuitas, dibutuhkan waktu kurang lebih tiga jam jalan kaki dengan medan berbukit dan terjal.

Para pedagang datang dari berbagai penjuru. Warga setempat menjajakan makanan tradisional dan hasil bumi sedangkan pedagang dari kota Atambua menjual berbagai kebutuhan sandang dan pangan seperti pakaian, sepatu, obat serta peralatan memasak.

Pasar Mahuitas merupakan salah satu pasar tradisional di perbatasan yang telah direnovasi oleh pemerintah. Bangunan permanen dengan atap telah berdiri menggantikan bangunan lama dari kayu. Pasar yang diresmikan pada bulan Juli 2015 itu dibangun sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk menggerakkan sektor ekonomi terutama di daerah perbatasan.

Salah satu program pemerintah pada pereode 2015-2019 adalah membangun dan merevitalisasi 5.000 pasar rakyat. Untuk tahun 2015, pemerintah menargetkan revitalisasi pasar sebanyak 1.000 unit yang bersumber dari dana perbantuan dan dana alokasi khusus dengan anggaran mencapai Rp2,386 triliun. Alokasi dana tersebut meliputi pembangunan pasar baru dan juga revitalisasi fisik pasar yang dilakukan apabila kerusakan fisik pasar rakyat tersebut mencapai 60 persen dan sudah berusia lebih dari 25 tahun.

Foto dan Teks: [Antara/Prasetyo Utomo]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

×