Pacu Kuda Tradisional Jeneponto

Bernard Chaniago

Sabtu, 20 Februari 2016 | 10:00 WIB
  • Pacu kuda itu berlangsung di Kampung Beru Kelurahan Empoang Selatan lokasinya berada di tengah kota Jeneponto.
    Pacu kuda itu berlangsung di Kampung Beru Kelurahan Empoang Selatan lokasinya berada di tengah kota Jeneponto.
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
    Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu kuda itu berlangsung di Kampung Beru Kelurahan Empoang Selatan lokasinya berada di tengah kota Jeneponto.
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto
  • Pacu Kuda Tradisional Jeneponto

Suara.com - Jeneponto adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan, sekitar 95 km dari Makassar, yang dikenal dengan nama Bumi Turatea, terkenal dengan julukan kota Kuda. Tidak sekedar menjadi alat transportasi, namun kuda sudah menjadi bagian keseharian masyarakat, gaya hidup, juga simbol status seseorang bermasyarakat. Tak heran semua rumah tangga memiliki kuda sebagai hewan peliharaan.

Ada kebiasaan unik yang diadakan masyarakat Jeneponto untuk menguji kehebatan kuda peliharaan mereka, yaitu dengan pacu kuda tradisional atau dalam bahasa setempat “Pa' lumba Jarang” yang di gelar setiap hari Minggu. Pacu kuda itu berlangsung di Kampung Beru Kelurahan Empoang Selatan lokasinya berada di tengah kota Jeneponto.

Lintasan pacuan sepanjang 600 meter tergolong sangat sederhana dan di bangun atas dasar inisiatif warga yang gemar dengan aktivitas pacuan kuda, khususnya para pria yang menjadikannya sebagai atraksi hiburan.

Uniknya juga pacuan kuda itu selalu menggunakan joki anak-anak atau joki cilik yang berumur sekitar 8 hingga 17 tahun. Kuda yang mereka gunakan berlaga kebanyakan adalah milik warga yang ingin menguji kudanya. Meski hanya dengan menggunakan peralatan seadanya seperti helm standar untuk kendaraan bermotor dan sandal, mereka terampil dan mahir menunggangi kuda-kuda pacunya.

Salah satu dari mereka yang berani adalah Aldi, pelajar kelas III salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Jeneponto. Menjadi joki sejak umur 10 tahun meneruskan bakat dari bapak dan kakeknya yang juga menjadi guru baginya mengenai pengetahuan berbagai hal tentang kuda. Aldy adalah salah satu joki favorit warga dan pemilik kuda di sana, hampir di setiap laga Aldy menjadi pemenang.

Menjadi joki cilik adalah sebuah kebanggaan bagi mereka dan keluarganya yang beberapa di antaranya keahlian menunggang kuda pacu telah diwarisi turun temurun. Ketakutan akan terjatuh atau terluka jarang terlintas di pikiran para joki cilik ini, yang terpenting bagi mereka adalah bisa ikut berlaga dan menjadi juara.

Foto dan Teks: [Antara/Dewi Fajriani]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×