Sepak Bola Satu Kaki

Oke Atmaja, Arya Manggala

Minggu, 06 Oktober 2019 | 06:49 WIB
Sepak Bola Satu Kaki
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) bersiap menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) bersiap menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) bersiap menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Sepakbola merupakan olahraga universal, siapapun bisa memainkan si kulit bundar tidak terkecuali para amputasian atau mereka yang terpaksa kehilangan bagian anggota gerak baik itu kaki atau tangan karena bedah medis.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Sabtu pagi, belasan penyandang disabilitas berkumpul untuk menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan. Mereka menamakan timnya Indonesia Amputee Football (INAF) atau Garuda INAF.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Dengan latar belakang profesi yang berbeda-beda, mereka tampak riang dan semangat untuk memulai latihan untuk menjadi tim yang solid dan unggul.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) melakukan pemanasan sebelum menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Para pesepakbola satu kaki ini bermain bola dengan menggunakan tongkat dan menjalani latihan layaknya atlet.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Ketua Umum INAF Yudi Yahya (33) mengatakan tim sepak bola amputasi ini dibentuk untuk mewadahi para amputasian yang memang hobi dengan olahraga sepak bola.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Terlebih selama ini belum ada wadah yang khusus? menaungi para amputasian dalam olahraga sepak bola.
"?Awalnya dari hobi bola dan kita juga ingin berikan ruang untuk teman disabilitas untuk melakukan kegiatan positif," kata Yudi bercerita.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Yudi pun sangat menerima dengan tangan terbuka apabila ada teman amputasian yang ingin bergabung dengannya di tim Garuda INAF.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Saat ini Garuda INAF, yang didirikan pada Maret 2018 itu, memiliki anggota 20 orang yang terdiri dari pemain, pelatih serta official.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Kendati belum lama terbentuk, Garuda INAF sudah menjadi bagian dari World Amputee Football Federation atau WAFF, yang berarti mereka sudah dapat mengikuti ajang olahraga khusus ini di luar negeri.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Berdasarkan halaman website Worldamputeefootball.com ada 46 negara yang sudah terdaftar termasuk Indonesia.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Garuda INAF menargetkan dapat berpartisipasi pada Piala Dunia sepakbola amputasi.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) beristirahat usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) beristirahat usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Sepak bola untuk pemain disabilitas memiliki ukuran lapangan yang berbeda dengan sepak bola pada umumnya.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) beristirahat usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) beristirahat usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Pada olahraga ini, ukuran lapangan sebesar 75 x 55 meter. Begitu juga dengan ukuran gawang, setinggi 1,22 meter dengan lebar 5 meter. Satu tim terdiri dari 7 pemain. Pemain bertangan satu menjadi penjaga gawang.

Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) berfoto bersama usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pemain Garuda INAF (Indonesia Amputee Football) berfoto bersama usai menjalani sesi latihan di lapangan Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). [Suara.com/Arya Manggala]


Teks & Foto: [Suara.com/Arya Manggala]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kobaran Api Mengamuk di Bintaro, 71 Personel dan 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kobaran Api Mengamuk di Bintaro, 71 Personel dan 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:10 WIB

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:31 WIB

Wakil Indonesia Ngamuk di Singa Cup 2026, Bantai Tim Australia 5-1!

Wakil Indonesia Ngamuk di Singa Cup 2026, Bantai Tim Australia 5-1!

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 16:59 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Wamensos Agus Jabo Tutup Kemensos Cup 2026, Pesan Jaga Kekompakan

Wamensos Agus Jabo Tutup Kemensos Cup 2026, Pesan Jaga Kekompakan

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

×