Warna-warni Festival Cahaya Menghiasi Kota Lyon, Prancis

Oke Atmaja
Penampakan gedung-gedung yang diterangi cahaya saat acara tahunan Festival Cahaya (Fete des Lumieres) di Lyon, Prancis, Kamis (8/12/2022). [OLIVIER CHASSIGNOLE / AFP]
Penampakan gedung-gedung yang diterangi cahaya saat acara tahunan Festival Cahaya (Fete des Lumieres) di Lyon, Prancis, Kamis (8/12/2022). [OLIVIER CHASSIGNOLE / AFP]

Prancis kembali menggelar Fte des Lumires atau Festival Cahaya musim dingin yang akan berlangsung selama empat hari dari 8 Desember sampai 11 Desember 2022.

Suara.com - Penampakan gedung-gedung yang diterangi cahaya saat acara tahunan Festival Cahaya (Fete des Lumieres) di Lyon, Prancis, Kamis (8/12/2022). Prancis kembali menggelar Fête des Lumières atau Festival Cahaya musim dingin yang akan berlangsung selama empat hari dari 8 Desember sampai 11 Desember 2022.

Biasanya festival cahaya ini menampilkan struktur lampu rumit yang diproyeksikan pada monumen bersejarah dan bangunan publik di seluruh kota itu. Festival ini menampilkan 30 karya seni yang terdiri dari proyeksi monumental, instalasi imersif, dan objek bercahaya.

Meskipun bertajuk festival cahaya, namun tetap ramah energi. Sebab, para Seniman diminta untuk menghemat energi dengan menggunakan bola lampu LED yang lebih efisien. Dampak lingkungan dari karya seni mereka juga diperhitungkan selama proses seleksi.

Sebagian besar pengunjung berasal dari Lyon, tapi festival ini juga mulai didatangi turis asing. Tahun lalu, festival ini dikunjungi 1.8 juta orang.

Dalam sejarahnya, Fête des Lumières awalnya pertama kali digelar pada 8 September 1852 sebagai penghormatan kepada Maria, ibu Yesus, setelah kota itu terhindar dari wabah tahun 1643. [OLIVIER CHASSIGNOLE / AFP] [Suara.com/Alfian Winanto]