Bawa Bangunan Makam, Korban Tambang PT AMNT Aksi Mogok Makan di Komnas HAM

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 14 Desember 2022 | 15:05 WIB
  • Belasan warga dan mahasiswa dari Kabupaten Sumbawa Barat, NTB melakukan aski mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM, Menteng,  Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022). [Suara.com/Yaumal]
    Belasan warga dan mahasiswa dari Kabupaten Sumbawa Barat, NTB melakukan aski mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022). [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (Suara.com/Yaumal Asri)
    Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (Suara.com/Yaumal Asri)
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). [Suara.com/Yaumal Asri]
    Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). [Suara.com/Yaumal Asri]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
    Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
    Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
    Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
  • Belasan warga dan mahasiswa dari Kabupaten Sumbawa Barat, NTB melakukan aski mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM, Menteng,  Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022). [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (Suara.com/Yaumal Asri)
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). [Suara.com/Yaumal Asri]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]
  • Warga Sumbawa Barat, NTB, menggelar aksi mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM. Mereka membawa empat batu nisa bertuliskan nama korban. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Belasan warga dan mahasiswa dari Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan aski mogok makan dan mendirikan tenda di halaman kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat sejak Selasa (13/12/2022) kemarin.

Dari belasan orang itu, beberapa di antaranya mantan pekerja PT AMNT, yang berhenti akibat kebijakan perusahaan yang menurut mereka tidak manusiawi.

Dalam aksinya mereka menuntut penyelidikan pelanggaran HAM yang diduga dilakukan perusahaan tambang emas dan tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Humas Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang (AMANAT), Yudi Prayudi yang menjadi pendamping warga, mengungkap beberapa dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan PT AMNT terhadap para buruh.

Salah satunya terkait dengan jadwal kerja. Yudi bilang PT AMNT menerapkan roster kerja 8-2-2 atau kerja 8 minggu, istrirahat 2 minggu, dan 2 minggu menjalani karantina.

"Yang dimana menurut kami itu tidak manusiawi," kata Yudi saat ditemui Suara.com di Komnas HAM, Rabu (14/12/2022).

Kemudian mereka juga menyoroti pemberhentian hubungan kerja oleh perusahaan yang menurut mereka dilakukan secara suka-suka tanpa prosedur yang berlaku.

Karenya mereka meminta kepada DPR RI dan Presiden Joko Widodo menurunkan tim melakukan penyelidikan. Sementara kepada Komnas HAM diminta melakukan investigasi pelanggaran HAM yang diduga dilakukan PT AMNT.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Aksi Mogok Makan di Komnas HAM, Warga Sumbawa Barat Desak Penyelidikan Dugaan Pelanggaran HAM Perusahaan Tambang

Gelar Aksi Mogok Makan di Komnas HAM, Warga Sumbawa Barat Desak Penyelidikan Dugaan Pelanggaran HAM Perusahaan Tambang

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:29 WIB

Tiga Korban Selamat dari Ledakan Maut Tambang Batu Bara Sawahlunto Pulang dari RS, 1 Orang Masih Dirawat Intensif

Tiga Korban Selamat dari Ledakan Maut Tambang Batu Bara Sawahlunto Pulang dari RS, 1 Orang Masih Dirawat Intensif

Sumbar | Minggu, 11 Desember 2022 | 15:19 WIB

Renggut 10 Nyawa, DPRD Desak Penyebab Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Diungkap ke Publik

Renggut 10 Nyawa, DPRD Desak Penyebab Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Diungkap ke Publik

Sumbar | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:09 WIB

Ini Dia Beberapa Fakta Terkait Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto

Ini Dia Beberapa Fakta Terkait Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto

Bandungbarat | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:00 WIB

Netizen Soroti Dugaan Pelanggaran PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Apa Saja Itu?

Netizen Soroti Dugaan Pelanggaran PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Apa Saja Itu?

Purwasuka | Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:17 WIB

Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Memakan Korban 10 Orang

Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Memakan Korban 10 Orang

Ranah | Jum'at, 09 Desember 2022 | 21:50 WIB

Terkini

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×