Suara.com - Petugas menerima foto dari keluarga korban Pesawat ATR 42-500 di Pos Antemortem DVI Biddokkes Polda Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026). Biddokkes Polda Sulsel telah menerima tujuh sampel data berupa darah dan air liur dari keluarga korban jatuhnya Pesawat ATR 42-500 untuk keperluan forensik.
Seiring proses identifikasi, upaya pencarian dan evakuasi korban terus diperkuat. Kepala Basarnas menyatakan akan menambah armada udara dari berbagai instansi guna mempercepat pencarian pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak pada Sabtu (17/1), terutama di wilayah dengan medan sulit dan cuaca yang berubah-ubah.
Sementara itu, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sejumlah serpihan pesawat dan menemukan satu jasad yang diduga merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 tersebut. Penemuan dilakukan di kawasan Gunung Bulusaraung dan selanjutnya jasad dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI. [ANTARA FOTO/Arnas Padda/wsj]