Suara.com - Bayer Indonesia menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui dukungan akses benih jagung berkualitas serta pendampingan teknis kepada petani di Jawa Tengah. Wilayah ini merupakan produsen jagung terbesar kedua di Indonesia dan berperan strategis dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen jagung varietas hibrida Dekalb DK19C “Cantik” dan DK79C “Kuat” bersama sekitar 800 petani di Kabupaten Grobogan dan Kendal. Kegiatan ini melibatkan kelompok tani, pemerintah kecamatan dan kelurahan, dinas pertanian, serta gabungan kelompok tani, sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas jagung nasional.
Hasil panen menunjukkan peningkatan produksi hingga 15 persen dan kenaikan pendapatan petani sekitar 20 persen per musim tanam. Produktivitas jagung mencapai 6–7 ton per hektare, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,93 ton per hektare. Capaian ini turut memperkuat kontribusi Jawa Tengah yang pada 2025 mencatatkan produksi sekitar 3,18 juta ton jagung dari total nasional 16,11 juta ton.
Selain menyediakan benih unggul, Bayer juga menjalankan pendampingan teknis secara menyeluruh, mulai dari pelatihan budidaya, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemanfaatan platform pertanian digital. Inisiatif ini diperkuat melalui ekosistem Better Life Farming, pusat riset dan pelatihan Bayer JUARA di Klaten, serta komunitas SOBAT Bayer dan platform edukasi digital TANIA guna mendukung produktivitas jagung yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.