Fresh.suara.com - Keponakan Ariel NOAH, Seali Syah yang juga Istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menyampaikan tantangan terbuka kepada Irjen Pol Ferdy Sambo untuk bersikap ksatria.
Tantangan Seali ini muncul setelah suaminya turut terseret pusaran kasus hukum yang menjerat Irjen Ferdy Sambo. Seali Syah menilai, suaminya, hanya jadi korban Ferdy Sambo yang tak bersikap gentle.
Skenario bohong yang dirancang mantan Kadiv Propam itu untuk menutupi kejahatan pembunuhan berencana yang diduga dilakukannya membuat karier suaminya hancur. Lewat akun Instagramnya, Seali menuangkan kekesalannya atas perbuatan Irjen Pol Ferdy Sambo.
Skenario yang dibuat Ferdy Sambo ini, menurut Seali, menyebabkan suaminya, Karo Paminal Divpropam Brigjen Pol Hendra Kurniawan, dinonaktifkan.
"Ketika ada urusan 'rumah tangga' kemudian ada korban jiwa..dibuatlah SKENARIO peran yang hanya orang2 dalam rumah itu yang tahu,” tulis Seali.
Skenario yang dibuat Ferdy Sambo menurut Seali Syah telah membuat semua pihak percaya mulai dari penyidik, institusi dan seluruh masyarakat Indonesia.
Semuanya ikut kena prank skenario dari Ferdy Sambo dan para pelaku yang ada di rumah TKP.
"Ketika penyidik datang, para aktor yang ada di rumah tersebut menjalankan SKENARIO dengan sangat lancar, bukan hanya institusi tapi seluruh rakyat Indonesia kena 'PRANK'" tulisnya.
Ia menyebut, hal ini lah yang membuat awal karir suaminya hancur, ikut terseret dalam pelanggaran kode etik.
Baca Juga: Dikritik karena Datangkan Gus Samsudin, Ini Pembelaan dr Richard Lee
"Timbullah nama2 yang akhirnya DIDUGA melakukan pelanggaran kode etik"
Seali Syah menyebut jika suaminya Brigjen Pol Hendra Kurniawan telah membangun karir yang lama dengan banyak prestasi di Divpropam.
"Padahal KORBAN SKENARIO FS. Lebih miris lagi?? para terduga pelanggar etik adalah orang2 yg bbrp di antaranya sudah lama mengabdi di satuan propam dengan deretan prestasi " jelasnya.
Seali Syah berharap curhatan hatinya yang dia unggah pada Instagram Story miliknya dibaca oleh pihak Ferdy Sambo.
Serta berharap FS mampu berlaku gentle untuk mengakui sejujurnya kejadian yang sesungguhnya.
"Semoga ini dibaca pihak Pak FS. Setidaknya, GENTLE laahh..bukan malahan menjebloskan banyak nama orang2 yang telah mengabdi lama di propam" katanya.