Padahal Bikin Penasaran, 2 Hal Ini Tak Diperagakan saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

fresh | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:44 WIB
Padahal Bikin Penasaran, 2 Hal Ini Tak Diperagakan saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Putri Candrawathi dalam suatu adegan di rekonstruksi pembunuhan. Brigadir J (YouTube/ Polri TV)

Rekonstruksi telah selesai dilaksanakan pada Selasa (30/8/22) kemarin dengan menghadirkan kelima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Reka ulang yang dilakukan selama lebih dari 7 jam tersebut, memeragakan sebanyak 78 adegan. 

Namun, terlihat dari puluhan adegan seharian penuh tersebut, tidak ada satupun yang menggambarkan tentang situasi pelecehan seksual, yang diduga dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi.

Adegan penembakan langsung yang dilakukan Ferdy Sambo kepada Yoshua pun tidak nampak dalam rekonstruksi tersebut. Padahal dua adegan itu untuk memastikan kebenaran soal motif pelecehan yang dinilai sebagai penyulut pembunuhan. 

Rekonstruksi pembunuhan ini dilakukan dalam tiga sesi. Sesi pertama, dilakukan di aula rumah tinggal Irjen Sambo, di Jalan Saguling III Jakarta Selatan (Jaksel). 

Di tempat tersebut, penyidik melakukan serangkaian reka adegan atas rentetan peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), sejak Senin (4/7/2022), sampai Jumat (8/7/2022). 

Pada sesi ini, ada sebanyak 16 adegan yang diperagakan. Di sesi ini pula, seharusnya ada adegan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Brigadir J. 

Namun, faktanya tidak ada adegan pelecehan tersebut. Seluruh rangkaian rekonstruksi pun digelar secara tertutup. Bahkan, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak tidak diperbolehkan melihat dan diusir oleh tim penyidik.

Meski digelar tertutup, Polri memberikan fasilitas kepada wartawan untuk memantau jalannya rekonstruksi lewat tayangan via video, yang disiarkan langsung dari dalam tempat kejadian perkara (TKP).

Dari tayangan itu pun tidak terlihat adanya pelecehan terhadap Putri Candrawathi. Namun memang dalam rekonstruksi atas peristiwa di Magelang, pada adegan ke-14, diperagakan PC yang sedang tidur di sebuah ranjang, atau sofa. 

Dalam adegan tersebut, terlihat PC memperagakan aksi tidur-tidurnya sambil melakukan komunikasi dengan seseorang.

Berlanjut pada peragaan ke-15, yang memperlihatkan Brigadir J, sedang duduk di lantai, dan berada di bagian kiri Putri Sambo, yang sedang tiduran di atas ranjang, atau sofa. Reka adegan tersebut, hanya sebatas itu saja. 

Di reka adegan ke-15 B, juga ada memperlihatkan tersangka Kuat Ma'ruf (KM), yang memeragakan aktivitas serupa Brigadir J di adegan sebelumnya. Dalam dua reka adegan yang mirip-mirip, namun dilakukan oleh Brigadir J, dan KM secara terpisah. Lagi dan lagi pada saat itu juga tak ada menunjukkan adegan pelecehan apapun. 

Ditutup dengan adegan ke-16, yang memperlihatkan, tersangka Bharada Richard Eliezer (RE), dan Bripka Ricky Rizal (RR), melakukan pengamanan senjata laras panjang milik Brigadir J, yang disimpan di dalam mobil B 1 MAH.

Adegan tersebut juga ditambah dengan peragaan situasi Putri Sambo, yang akan berangkat pulang ke Jakarta. Saat itu, KM menjadi sopir dalam mobil B 1 MAH yang ditumpangi Putri Sambo menuju pulang ke Saguling III. 

Selain KM dan PC, di mobil tersebut juga ada tersangka RR, dan seorang pembantu rumah tangga (ART) perempuan menemani di kursi bagian tengah mobil. 

Sesi kedua rekonstruksi yang terjadi di rumah tinggal Irjen Sambo, Saguling III. Terdapat 35 adegan dalam rekonstruksi tersebut, Sambo mulai ditampilkan dengan keadaan mengenakan baju tahanan bernomor 052. 

Dalam rekonstruksi di rumah tersebut, tidak nampak reka adegan semacam persekongkolan antara kelima tersangka untuk melakukan sesuai terhadap Brigadir J. 

Hal tersebut, terlihat dari adegan yang memperlihatkan adanya komunikasi antara Ferdy Sambo, Putri. Juga dengan RE, serta RR secara bergantian. 

Bahkan, dalam rekonstruksi juga ada tergambar situasi yang memperlihatkan adegan PC, bersama-sama RE, dan KM, mengambil senjata di ruangan seperti kamar. 

Direkonstruksi sesi kedua itu pula, ada terekam adegan Eliezer, yang mengambil senjata pistol dari dalam tas ransel, dan membawanya ke dalam mobil sebelum pergi ke TKP Duren Tiga 46.

Rekonstruksi sesi ketiga, dilakukan di rumah dinas Irjen Sambo, di Kompleks Polri di Jalan Duren Tiga nomor 46. Lokasi tersebut, adalah TKP eksekusi pembunuhan Brigadir J. 

Berjarak tak lebih 700 meter dari lokasi Saguling III. Rekonstruksi yang dilakukan di rumah dinas tersebut, memeragakan sebanyak 26 adegan.

Dalam rekonstruksi proses pembunuhan Brigadir J itu, dimulai pada adegan ke-70-an, sampai ke-76. Pada saat itu memperlihatkan, perbincangan antara tersangka RR, dengan Brigadir J di pekarangan depan rumah. 

Tampak tersangka KM melakukan adegan melakukan pemantauan terhadap Bripka RR yang berbincang dengan Brigadir J.

Sementara Sambo, berada di dalam rumah di bagian ruangan tengah bersama Bharada RE. Adegan ngobrol di pekarangan, berlanjut dengan Brigadir J, yang dibawa Bripka RR, bersama KM, masuk ke dalam ruang tengah.

Dalam rekonstruksi tersebut, ada dua versi reka adegan yang diperagakan. Pertama Versi pengakuan Irjen Sambo, setelah RR, dan KM membawa masuk Brigadir J ke ruang tengah, ada Bharada RE yang sudah menunggu. Di situ, dengan reka adegan singkat, Bharada RE, tampak menodongkan senjata api ke arah Brigadir J.

Brigadir J, yang diperankan karakter pengganti, terlihat memohon kepada Bharada RE. Kedua telapak tangannya mengatup terangkat ke atas, di bawah dagu. 

Di hadapannya, ada RE, sambil memegang pistol. Bharada RE, mengarahkan laras senjata api ke arah Brigadir J yang dalam posisi setengah berjongkok. Setelah itu, Brigadir J, tumbang. Kejadian tersebut, adalah rekonstruksi akhir-akhir dari eksekusi Brigadir J. 

Kemudian jika versi Bharada RE, memperlihatkan pemeran Brigadir J, tampak memohon. Kedua telapak tangannya mengatup terangkat ke atas di bawah dagu. 

Di depan Brigadir J ada Bharada RE sambil memegang pistol. Bharada RE, mengarahkan laras pistol ke arah muka Brigadir J yang dalam posisi setengah berjongkok. Di sebelah Bharada RE, tampak ada Irjen Sambo.

Nampak Sambo menyuruh Bharada RE untuk menembak Brigadir J. Kemudian Brigadir J tumbang. Irjen Sambo, tampak melihat Brigadir J yang sudah tergeletak. 

Lalu melihat tubuh ajudannya itu terkapar di lantai ruang tengah, rumah dinasnya itu. Dua reka adegan berbeda tersebut, dilakukan bergantian. Karena adanya perbedaan keterangan peristiwa pembunuhan antara versi pengakuan Bharada RE, dan Sambo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membaca Ekspresi Pede Ferdy Sambo saat Rekonstruksi: Punya Kesaktian Apa?

Membaca Ekspresi Pede Ferdy Sambo saat Rekonstruksi: Punya Kesaktian Apa?

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Hadapi Ferdy Sambo di Rekonstruksi, Bharada E Pakai Peran Pengganti

Hadapi Ferdy Sambo di Rekonstruksi, Bharada E Pakai Peran Pengganti

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:46 WIB

Pakar: Rekonstruksi Ferdy Sambo Tak Rasional, Jaksa Bisa Bimbang Tuntut Pasal Pembunuhan Berencana

Pakar: Rekonstruksi Ferdy Sambo Tak Rasional, Jaksa Bisa Bimbang Tuntut Pasal Pembunuhan Berencana

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:54 WIB

Tampang Bharada E saat Rekonstruksi jadi Sorotan, Ada yang Tak Biasa

Tampang Bharada E saat Rekonstruksi jadi Sorotan, Ada yang Tak Biasa

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:40 WIB

Deolipa Yumara: Kuat Maruf dan Putri ketahuan Making Love oleh Yosua

Deolipa Yumara: Kuat Maruf dan Putri ketahuan Making Love oleh Yosua

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:36 WIB

Wajah Ferdy Sambo saat Rekonstruksi Jadi Sorotan: Masih Angkuh Tu

Wajah Ferdy Sambo saat Rekonstruksi Jadi Sorotan: Masih Angkuh Tu

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:33 WIB

Kontradiksi Isi Surat Ferdy Sambo dengan Sikapnya di Dunia Nyata

Kontradiksi Isi Surat Ferdy Sambo dengan Sikapnya di Dunia Nyata

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:33 WIB

Bisa-bisanya! Putri Candrawathi Disuruh Ferdy Sambo Lakukan Ini demi Kuatkan Skenarionya

Bisa-bisanya! Putri Candrawathi Disuruh Ferdy Sambo Lakukan Ini demi Kuatkan Skenarionya

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:29 WIB

Ferdy Sambo Masih Dihantui Trauma Ini Hingga Kini, Ketahuan dari Tulisan Tangannya

Ferdy Sambo Masih Dihantui Trauma Ini Hingga Kini, Ketahuan dari Tulisan Tangannya

| Senin, 29 Agustus 2022 | 10:01 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB